Balikpapan, Gerbangkaltim.com,– Wali Kota Balikpapan bersama jajaran OPD, FKPD, instansi vertfikal, perusahaan di Balikpapan menandai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan penandatanganan deklarasi pengurangan kantong plastik sekali pakai, di Lapangan Merdeka, Balikpapan Minggu (24/3) pagi.

Deklarasi ini bagian dari kampanye pengurangan penggunaan plastik. Pada HPSN tahun ini mengambil tema membangun kesadaran bersama untuk hidup bersih dan sehat dengan mensinergikan upaya pemerintah, instansi vertikal, dunia usaha dan masyarakat melalui pengurangan sampah dari sumbernya.

Peringatan HPSN diawali senam sehat bersama, pembagian tumbler, penandatanganan prasasti kebersihan, pembagian alat kebersihan untuk 10 bank sampah dan pemberian penghargaan bagi warga dalam pengelolaan bank sampah.

Salah satu murid SD sedang memungut sampah di parit. (ad/gk)

Wali Kota Rizal Effendi mengatakan pemerintah kota bersama seluruh stakeholder akan melakukan pengurangan penggunaan plastik melalui pembatasan penggunaan plastik.

“Ada 16 tempat yang tidak boleh digunakan kantong plastik. Nanti dalam Perda itu ada tidak boleh lagi gunakan kemasan plastik seperti di toko, tempat umum, tempat pendidikan, fasilitas olahraga dan sebagainya,” jelasnya.

Related Post

Selain itu upaya pengurangan sampah plastik melalui pemanfaatan plastik atau daur ulang. “Kemudian dengan Perda itu kita bisa menegur sampai perusahaan atau pertokoan dicabut izin usaha kalau melanggar Perda,” tegasnya.

Sementara untuk pasar tradisional, larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai diberlakukan secara bertahap . “Bisa pakai kemasan yang ramah lingkungan. Ini gerakan nasional bukan Balikpapan saja,” ujarnya.

Untuk implementasi gerakan ini, lanjut Rizal pihaknya akan menggunakan jaringan daerah untuk ikut mencermati pengurangan kantong plastik atau kemasan plastik.

“Ya mudahan cepat membudaya di Balikpapan. Pasti ada reaksi dari pertokoan seperti dari pasar. Memang yang paling efektif dari pasar tapi itukan bisa dilakukan bertahap. Memang belum bisa ganti semua tapi minimal bisa efisiensikan penggunaan bungkus platik,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, PT pegadaian memberikan bantuan CSR sebesar Rp 360 juta untuk bank sampah induk kota Balikpapan. penyerahan dilakukan pimpinan pegadaian kepada wali kota Balikpapan. (ad/gk)