PASER, Gerbangkaltim.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Paser Azhar Baharuddin menilai, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan media umat untuk mencari calon pemimpin yang berkualitas dan bertanggungjawab.

Oleh karena itu, ia mengingatkan umat untuk memilih calon pemimpin idel sesuai hati nurani masing-masing.

“Hendaklah memilih pemimpin yang ideal bukan karena hal lain,” kata Azhar Baharuddin, Senin (07/12/2020).

Bahkan, Azhar Baharuddin mengutip kata-kata orang bijak, “jika engkau ingin melihat masyarakat yang baik lihatlah pemimpinnya”.

“Jika ingin melihat pemimpin yang baik, lihatlah bagaimana masyarakat memilih pemimpinnya,” ungkap Azhar Baharuddin.

Pemimpin yang baik dan bertanggungjawab menurut Azhar, ialah ia yang memiliki itikad baik untuk memberdayakan masyarakat dan membangun daerah .

Dalam agama Islam, pemimpin tersebut merupakan pemimipin yang amanah, yang mampu mengemban kepercayaan masyarakat.

Related Post

“Pemimpin itu harus jadi tauladan bagi masyarakat, mereka harus bijaksana kepada seluruh elemen masyarakat,” ungkap Azhar.

Pemimipin yang nantinya terpilih, lanjut dia, harus bersikap adil kepada masyarakat. Ia harus bisa mengayomi masyarakat dengan penuh amanah dan keadilan yang tanpa pandang bulu.

MUI mengingatkan masyarakat untuk tidak golput. “Sebab pemimpin terpilih nanti, merupakan perpanjangan tangan masyarakat,” ujar Azhar.

Selain menggunakan hak suara, Azhar mengimbau kepada umat beragama untuk untuk menjaga kondusifitas selama penyelengaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

“Jaga kondusifitas antar umat beragama. Perbedaaan yang ada jadikan sebagai dinamika demokrasi,” kata Azhar.

Di momen Pilkada yang tersisa dua hari ini, Azhar juga mengimbau umat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaran Pilkada dengan ketenangan dan suara hati masyarakat. “Gunakan hak pilih anda, dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih,” ujar Azhar. (Dit)