Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Gubernur Kaltim H Isran Noor yang menjadi inspektur upacara pada perayaan HUT Ke-124 Kota Balikpapan menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo kepada warga Kaltim tentang akan dilanjutkannya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim.

“Kemarin saat bertemu Presiden Joko Widodo, setelah rapat koordinasi selesai secara khusus presiden menyampaikan jika ada yang bertanya tentang kelanjutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim, maka ditegaskan tetap berjalan namun masih melihat perkembangan kondisi COVID-19, jika mereda maka dipastikan akan jalan karena itu adalah kebijakan bangsa dan negara,” ujar Gubernur Kaltim H Isran Noor, usai memimpin upacara pada perayaan HUT Ke-124 Kota Balikpapan di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (10/2/2021).

Isran mengatakan, rapat koordinasi dengan presiden kemarin ada 5 provinsi masing-masing Sumut, Banten, Kaltim, Sulsel dan Jatim. Dalam rapat tersebut dibahas tentang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagaimana proyek-proyek segera direalisasikan terserap dengan cepat dan dilaksanakan dengan cara padat karya, termasuk perkembangan COVID-19 serta vaksiniasi nakes.

“Alhamdulillah Kaltim sudah 80 persen vaksinasi untuk nakes, cukup lumayan. Dan kemarin sudah datang lagi vaksin, dan seluruh Forkopimda Kabupaten-Kota sudah dilaksanakan,”ujar Isran.

Sesuai tema HUT Ke 124 Kota Balikpapan yakni Melawan Covid-19 Memulihkan Ekonomi menuju Balikpapan Berkelanjutan, Isran Noor berharap perekonomian di Balikpapan tetap kuat dan tumbuh berkembang dengan baik.

“Warga dan Pemerintah Kota Balikpapan bekerja sama dan bahu-membahu untuk membangun kota. Terlebih, tidak lama lagi Balikpapan memiliki wali kota yang baru yang akan melanjutkan dan meningkatkan pembangunan serta menyukseskan segala program yang telah ada maupun ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Isran Noor juga memuji Kota Balikpapan yang bersih dan tertib.

Related Post

“Jika ingin belajar ketertiban dan kebersihan silahkan datang ke Balikpapan, tidak perlu belajar jauh ke Amsterdam, karena masyarakat Balikpapan memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga dan membela Kota Balikpapan yang merupakan kota yang paling nyaman dihuni di Indonesia,” tukasnya.

Wali Kota Balikpapan yang juga Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19, Rizal Effendi mengatakan, untuk penanganan COVID-19, Kota Balikpapan akan mengarah pada PPKM Skala Mikro sesuai Instruksi Mendagri.

“Kita akan putuskan dalam 1-2 hari kedepan, sepertinya Gubernur Kaltim menyerahkan sepenuhnya ke daerah, bedanya PPKM skala mikro dengan Kaltim Silent adalah tentang wilayah cakupannya, dimana PPKM skala mikro ditingkat RT sedangkan Kaltim Silent menyeluruh,” ujarnya.

Rizal menambahkan, saat ini kita masih melihat adakah data kita wilayah yang masuk zona merah, kuning atau orange.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan yang juga Wali Kota terpilih, Rahmad Masud menagatakan, sebagai pemimpin baru nanti wajib mewaspadai pandemi COVID-19 dan terus mengingatkan warga untuk tetap menjaga kesehatan, dan bagi yang terjangkit untuk segera melakukan pengobatan.

“Jangan warga kita takut-takutin dengan COVID-19, tapi wajib menjaga kesehatan dan menerapkan prokes, Insyallah tidak akan tertular, jika toh juga kena ya harus berobat,” ujar Rahmad.

Rahmad mengatakan, sebagai Wali Kota terpilih ia akan berbuat yang baik terhadap Kota Balikpapan karena untuk yang terbaik tidak mungkin bisa dilakukan, yang jelas pembangunan akan tetap berjalan dan kondisifitas kota akan kita jaga.