Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Isteri Wali Kota Balikpapan Yohana Palupi Arita Rizal Effendi, menantunya Ayi Ariza Oktavialdy dan dua cucunya masing-masing yang usia 5 dan 6 tahun positif terpapar COVID-19. Saat ini keluarga inti Wali Kota Balikpapan tersebut tengah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan COVID-19 RSPB.

“Ke empatnya di rawat di RSP Balikpapan, tadi malam karena hasil PCR Swabnya positif akhirnya isteri saya dan dua cucu juga harus dirujuk dan diisolasi, kalau mau mengunjungi silakan,” ujar Wali Kota Balikpapan usai Konprensi Pers Perkembangan COVID-19, Senin (22/2/2021).

Rizal mengatakan, terpaparnya keluarga intinya berawal dari menantunya Ayi Ariza Oktavialdy yang mengalami gejala batuk dan demam, kemudian menular ke kedua anaknya dan juga menular ke isterinya.

“Kami juga tidak tau terluarnya dimana, namun awalnya tidak ada gejala, tapi menantu saya Ayi Ariza Oktavialdy, tiga haru lalu ada gejala batuk dan demam, dan isteri saya juga akhirnya terpapar karena menjaga cucu saya,” jelasnya.
Dalam perawatan di RSPB, Lanjut Rizal, keluarga intinya seperti penderita lainnya mendapatkan asupan vitamin dan juga berolah raga untuk tetap menjaga kebugaran.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi sendiri dikenal sangat dekat dengan dua cucnya tersebut, bahkan beberapa kali ia kerap memposting keakrbannya dengan cucunya tersebut di media sosial yang dimiliknya.

Bahkan, saat sudah tidak pensiun dan tidak menjabat sebagai Wali Kota lagi, Rizal Effendi berencana akan mengajarkan cucu-cucunya bercoco tanam padi dan mengenalkan buah-buah lokal di sawah dan kebun miliknya.

Related Post

“Ya karena dalam untuk mengobati rindu, saya viedo call kedua cucu saya, bahkan bukan tiap hari, hampir tiap jam cucu saya telpon dan mengabarkan kondisinya, terakhir keduanya harus diinjeksi untuk pemberian obat ditangannya, dan terlihat meringis karena sakit,” lirih Rizal.

Dengan terpapar keluarga inti, lanjut Rizal, sampai saat ini ia tidak melakukan isolasi karena sejak kemarin sudah melakukan dua kali rapid anti gen dan dua kali menjalani swab pcr di klinik yang berbeda-beda.

“Hasilnya untuk 4 tes COVID-19, semunya negatif dan sekarang saya diwajibkan untuk dua kali sekali untuk melakukan Rapid Antigen dan swab PCR,” tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penangan COVID-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, kemungkinan besar tertular dari menantu Wali Kota, dimana yang bersangkutan mengalami demam tinggi, begitu juga dengan isteri Wali Kota Balikpapan Yohana Palupi Arita Rizal.

“Sedangkan dua cucu Wali Kota yang berumur 5 dan 6 tahun, hanya mengalami batuk dan filek saja, namn hasil swab PCR-nya semuanya positif COVID-19,” tutup Dio sapaan akrabnya.