Dihantam Ombak, 4 Pemancing Terombang Ambing Diteluk Balikpapan

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Sebuah kapal pemancingan mengalami patah kemudi dan mati mesin, sehingga terombang ambing di perairan teluk Balikpapan. Kapal naas ini membawa empat orang pemancing.

“Dihubungi teman saya, ada empat orang, Jumain, Rahmat, Rudi, dan Rudiansyah. Mereka minta tolong karena sekarang terjebak di tengah laut,” ujar Risqy yang melaporkan kejadian tersebut Kantor Pencarian dan Petolongan SAR Balikpapan , Jumat (9/4/2021).

Keempat korban ini pergi memancing pada pukul 22.00 Wita. Saat di tengah laut, kondisi cuaca hujan deras dan disertai angin kencang. Dan secara tiba-tiba saja kemudi kapal patah dan mengalami mati mesin. Mereka sudah mencoba untuk memperbaiki, namun tetap tidak bisa.

Sementara itu, Tim Kagahar yang dapat berkomunikasi dengan korban dan meminta mereka untuk melempar jangkar kapal sebagai penahan agar kapal tak bergeser terlalu jauh.

“Jadi mereka ini pergi memancing tetapi mengalami laka kapal di sekitaran pantai AURI, Sepinggan,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Octavianto.

Kemudian Basarnas Balikpapan, lanjut octa , mengerahkan personelnya untuk melakukan evakuasi korban yang berada di perairan Sepinggan, Balikpapan Timur.

“Tim rescue kantor SAR Balikpapan mempersiapkan alut SAR dan peralatan SAR air guna melaksanakan pencarian terhadap korban,” jelasnya.

Sekitar pukul 01.30 Wita Basarnas Balikpapan akhirnya berhasil menyelamatkan keempat pemancing tersebut dan mengevakuasi mereka ke kapal Tim SAR untuk segera dibawa ke darat.

“Keempat korban, akhirnya dapat kami pindahkan ke kapal tim, dan untuk kapal pemancing itu kami tinggal,” tegasnya.

Sementara itu salah seorang pemancing, Jumain warga Sepinggan mengatakan, saat itu kapal mereka dihantam ombak yang cukup besar sehingga mengakibatkan patah kemudi juga mati mesin.

Beruntung ia bersama ketiga rekannya masih bisa menghubungi salah satu temannya untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Tadi dihajar ombak kapal kami. Jadi langsung patah kemudi enggak lama mesin juga mati,” ujar Jumain. “Saya langsung telpon Risqi untuk minta tolong,” ujar Rudi usai berhasil dievakuasi Tim SAR di pantai Sepinggan, Balikpapan Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *