Pengrajin di Paser Kirim Mandau Buatannya Sampai ke Papua

PASER, Gerbangkaltim.com-  Meskipun di era modern saat ini, masihada beberapa pengerajin Mandau, senjata khas Kalimantan. Salah satunya Rusdi. Pria asal Kabupaten Paser Kalimantan Timur, yang sehari- harinya bekerja menempa besi baja ini, pernah mengirimkan Mandau hasil buatanya sampai ke Papua.

“Banyak pesanan luar dan dalam daerah sampai pernah kirim ke Papua paling jauh ,”kata Rusdi, Senin (12/4/2021).

Untuk memenuhi pesanan itu Rusdi harus mencari bahan baku. “Karena memang beberapa bahan untuk pembuatan seperti kayu dan besinya,” kata Rusdi.

bahan baku untuk pembuatan Mandau yaitu besi baja yang ditempa beberapa jam sehingga membentuk sebilah Mandau.

Sebagai senjata khas Kalimantan, Mandau memiliki berapa ornamen-ornamen khas. Dalam pembuatan Mandau, Rusdi menyertakan ornamen-ornamen sebagai corak khas senjata Kalimantan itu.

Ada beberapa tahapan, pertama adalah memasukan ke bara api hingga memerah dan di saat memerah Mandau lalu ditempa dan diukir dengan beberapa motif khas Kalimantan.

Setelah 1 buah Mandau telah rampung dibuat tahapan berikutnya adalah membuat gagang pegangan mendau, yang merupakan bagian penting dari senjata khas Dayak itu.

Rusdi menerangkan terdapat beberapa jenis bahan untuk pembuatan gagang untuk Mandau yaitu bahan dari tanduk dan dari kayu.

Terdapat beberapa perbedaan yaitu kerumitan dalam mengukir tanduk rusa sehingga memakan waktu yang cukup lama.

“Rumit mengukir tanduk karena tektur nya sangat keras sehingga agak lama proses nya kalo kayu sedikit lumayan mudah diukir,

Untuk 1 buah Mandau dibutuhkan waktu 1 minggu hingga 1 bulan menyesuaikan kerumitan pembuatan dan ornamen-ornamen yang ada,

Rusdi menjual mandau buatannya berkisar antara Rp900.000 hingga Rp3.000.000, sesuai kerumitan saat pembuatannya.

“Paling murah sembilan ratus, dan paling mahal tiga juta tergantung sulitnya pengerjaanya,” ujarnya.

Beberapa Mandau buatannya telah dikirim ke pemesan dalam Daerah maupun luar daerah tergantung lokasi tempat pemesan.

“Beberapa sudah di kirim di wilayah kaltim paling dekat, kalo paling jauh kita kirim ke Papua,” katanya.

Pendapatan perbulan Rusdi perbulan dari membuat Mandau menghasilkan kisaran Rp3 juta sampai dengan Rp5 juta perbulan sesuai banyaknya pesanan.

“Perbulan biasa dapat Rp3 juta Sampai Rp5 juta sesuai pesanan yang ada,”tutupnya. (Ral)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *