Dua Kabupaten di Kaltim Ketambahan Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

Samarinda, Gerbang Kaltim.com – Dua kabupaten di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), ada ketambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (13/1/2022).

Menurut Infografis Satuan Tugas (Satgas) Covid-19/Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, melalui instagram resminya pertanggal 13 Januari 2022, tambahan itu ada Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kabupaten Berau.

Tambahan harian kasus terkonfirmasi positif Covid-19, di Kabupaten Kutim ada 3 kasus dan tambahan di Kabupaten Berau berjumlah 10 kasus. Sehingga jumlahnya di dua kabupaten di wilayah Kaltim ini masing-masing 18.066 kasus dan 13.221 kasus.

Untuk di Kutai Timur, tidak saja adanya warga yang terserang virus Corona berjumlah 10 orang, tapi juga ada tambahan kasus kematian 1 orang. Sehingga jumlah yang meninggal dunia di Kutim menjadi 444 orang.

Sebelumnya, Kabupaten Berau berstatus zona hijau atau daerah yang tidak ada kasus Covid-19. Predikat itu terbilang agak lama bertahan di salah satu wilayah di Kaltim sebelum adanya tambahan 10 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan tambahan serbuan virus Corona tersebjt, maka wilayah Bupati Sri Juniarsih dan Wabup Gamalis ini, statusnya sama dengan sama dengan 6 wilayah kabupaten/kota lainnya, yaitu Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kota Balikpapan.

Selain itu, sama juga dengan predikatnya Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kota Samarinda, Kabupaten Paser/Tanah Grogot, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Sedangkan 4 kabupaten/kota lainnya seperti Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kota Bontang dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), masih bertahan dengan daerah yang tidak ada kasus Covid-19 alias zona hijau.

Selain itu, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kaltim selama dalam kurun waktu hamper 2 tahun ini tercatat 158.377, setelah bertambah 13 kasus.

Kesembuhan pasien menjadi 152.887, setelah datangnya tambahan harian dari Kabupaten Paser 2 orang.

Untuk kasus kematian menjadi 5.454 orang yang meninggal dunia, setelah bertambah 1 orang dari Kabupaten Kutai Timur.

Sementara itu, pasien yang masih menjalani perawatan/isolasi di tujuh kabupaten/kota (zona kuning) berjumlah 36 orang. Sehari sebelumnya, pasien yang dirawat tercatat 26 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: