BI Dorong Ekosistem Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah Balikpapan
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan mendorong Pemerintah Kota Balikpapan untuk memperluas penerapan sistem pembayaran non-tunai sebagai upaya menggali sumber-sumber fiskal baru dan meningkatkan pendapatan daerah.
Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi mengatakan, penerapan transaksi non-tunai, khususnya pada sektor parkir dan retribusi pasar, terbukti mampu meningkatkan Pendapatan Ekonomi Daerah (PED) sekaligus menekan kebocoran penerimaan.
“Ketika pendapatan daerah mengalami tekanan, Pemkot perlu menggali kembali sumber-sumber fiskal yang baru. Salah satunya dengan mendorong transaksi non-tunai, baik untuk parkir maupun retribusi pasar,” ujar Robi, Selasa (6/1/2026).
Menurut Robi, BI memiliki data yang menunjukkan penggunaan sistem pembayaran non-tunai pada sektor parkir dapat meningkatkan pendapatan hingga hampir 2 persen.
“Kami punya data bahwa kalau kita menggunakan transaksi non-tunai, minimal PED-nya bisa naik hampir 2 persen, khususnya untuk parkir,” jelasnya.
Selain meningkatkan pendapatan, sistem non-tunai juga dinilai mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
“Dengan transaksi non-tunai, potensi kebocoran bisa ditekan. Transparansi dan akuntabilitasnya juga lebih terjaga. Itu yang akan kita dorong ke depan,” kata Robi.
BI juga menargetkan terbentuknya ekosistem keuangan non-tunai secara menyeluruh di Kota Balikpapan, mulai dari pintu masuk kota hingga aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.
“Ke depan, kami ingin mendorong ekosistem keuangan non-tunai yang lengkap. Mulai dari orang datang ke Balikpapan melalui bandara, bayar parkir, berbelanja, hingga ke tempat wisata, semuanya menggunakan pembayaran non-tunai,” ujarnya.
Robi menambahkan, upaya tersebut bukan hal baru. Pada 2022, BI Balikpapan telah melakukan implementasi transaksi non-tunai di pasar-pasar tradisional.
“Waktu itu kami sudah masuk ke pasar-pasar tradisional. Para pedagang sudah kami dorong untuk melakukan transaksi non-tunai. Ke depan, ekosistem ini akan terus kami perluas,” tutup Robi.
BACA JUGA
