Diskon Tiket Kapal hingga 30 Persen, PELNI Balikpapan Siap Layani Mudik Lebaran 2026
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memberikan diskon tiket kapal laut hingga 30 persen untuk kelas ekonomi menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap stimulus ekonomi pemerintah dan berlaku untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026 di seluruh trayek kapal penumpang PELNI.
Khusus di Balikpapan, arus mudik akan dilayani tiga kapal yang rutin singgah, yakni KM Lambelu, KM Bukit Siguntang, dan KM Dorolonda. Ketiga kapal itu diproyeksikan menjadi pilihan utama masyarakat Kalimantan Timur untuk melakukan perjalanan ke berbagai daerah tujuan di Indonesia timur maupun barat.
Kepala Cabang PELNI Balikpapan Ridwan Mandaliko mengatakan, kebijakan diskon tiket diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan mobilitas penumpang selama periode Lebaran.
“Program diskon ini sangat membantu masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal dengan biaya yang lebih terjangkau. Kami di Balikpapan siap mendukung kelancaran operasional, baik dari sisi kesiapan kapal maupun pelayanan di pelabuhan,” kata Ridwan saat dikonfirmasi, Sabtu (15/2/2026).
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi internal untuk memastikan kesiapan armada, kru, serta fasilitas pendukung di pelabuhan guna mengantisipasi lonjakan penumpang. PELNI Balikpapan juga akan meningkatkan pengawasan terhadap proses embarkasi dan debarkasi demi menjaga kenyamanan dan keselamatan pelayaran.
Menurut Ridwan, kuota tiket diskon terbatas sehingga masyarakat diimbau melakukan pemesanan lebih awal. Tiket dapat dibeli melalui seluruh kanal resmi PELNI, termasuk aplikasi PELNI Mobile dan loket cabang resmi.
“Antusiasme masyarakat biasanya cukup tinggi menjelang Lebaran. Karena itu kami mengimbau calon penumpang segera merencanakan perjalanan dan membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari kehabisan kuota,” ujarnya.
PELNI memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada akhir Maret 2026, seiring dengan mendekatnya Hari Raya Idul Fitri. Dengan adanya program potongan harga ini, perusahaan berharap distribusi penumpang dapat lebih merata serta mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan.
BACA JUGA
