Identitas Korban Tewas Tertimpa Bangunan Rumah Roboh Terungkap Setelah Motor Dievakuasi

korban
Identitas korban tewas akibat tertimpa bangunan roboh di Jalan 21 Januari, Gang Telaga Mas, RT 9 Nomor 57, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, akhirnya terungkap setelah petugas gabungan berhasil mengevakuasi sepeda motor korban yang tertindih puing bangunan, Minggu (8/2/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Identitas korban tewas akibat tertimpa bangunan roboh di Jalan 21 Januari, Gang Telaga Mas, RT 9 Nomor 57, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, akhirnya terungkap. Kepastian identitas diperoleh setelah petugas gabungan berhasil mengevakuasi sepeda motor yang tertindih puing bangunan, Minggu (8/2/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Balikpapan, Bambang Subagja, mengatakan korban sebelumnya belum dapat diidentifikasi karena tidak ditemukan kartu identitas saat proses evakuasi awal.

“Identitas korban baru bisa kami pastikan setelah sepeda motor yang tertimpa puing berhasil dievakuasi. Dari kendaraan tersebut kami mendapatkan data korban,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Minggu (8/2/2026).

Korban diketahui bernama Anggi (34), seorang pedagang gulali asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Korban dipastikan bukan warga setempat.

Menurut Bambang, proses evakuasi kendaraan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan petugas, mengingat material bangunan yang roboh berupa rangka kayu dan tiang-tiang berat.

“Kami harus membersihkan terlebih dahulu batang-batang kayu menggunakan mesin senso. Setelah itu, penarikan kendaraan dilakukan secara manual agar sepeda motor bisa dikeluarkan dengan aman,” kata dia.

Hingga usai pelaksanaan Salat Isya, petugas berhasil mengevakuasi tiga unit sepeda motor dari bawah reruntuhan. Sementara dua unit lainnya masih tertindih material bangunan dan direncanakan dievakuasi pada hari berikutnya karena kondisi medan yang cukup berat.

Bambang menambahkan, evakuasi kendaraan juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan di lokasi kejadian.

“Salah satu sepeda motor diketahui dalam kondisi mesin menyala saat kejadian. Jika dibiarkan, ada risiko kebocoran bahan bakar yang dapat memicu kebakaran,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penelusuran sementara, korban diduga sedang berteduh dari hujan disertai angin kencang di area bangunan yang belum selesai dibangun dan masih berupa rangka tiang-tiang.

Namun, bangunan tersebut roboh akibat terpaan angin kencang dan menimpa korban.

Sebelumnya, BPBD Kota Balikpapan menerima laporan adanya bangunan roboh akibat angin kencang yang menyerupai puting beliung di wilayah Balikpapan Barat.

Petugas gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI AL, serta unsur terkait lainnya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan pengamanan area.

Tinggalkan Komentar