KPB dan Universitas Balikpapan Kampanyekan Zero Stigma HIV dan TB untuk Generasi Muda
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) menggandeng Universitas Balikpapan menggelar sosialisasi pencegahan HIV dan tuberkulosis (TB) bagi kalangan mahasiswa dan pelajar, Jumat (14/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Putri Aji Karang Melenu ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional.
Vice President Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman mengatakan, edukasi kesehatan, khususnya terkait penyakit menular, merupakan investasi penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah.
“Balikpapan adalah kota industri yang ditopang oleh generasi usia produktif. Ketika kelompok ini tidak memiliki pemahaman yang benar tentang HIV dan TB, atau masih terjebak stigma, maka dampaknya bukan hanya pada kesehatan individu, tetapi juga pada daya saing kota,” ujar Asep dalam sambutannya.
Ia menegaskan, perusahaan memandang isu kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial korporasi. Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui layanan medis, tetapi juga harus dibarengi literasi publik yang memadai.
“Kami ingin generasi muda mengetahui cara penularan, langkah pencegahan, dan pentingnya pemeriksaan sejak dini. Namun yang tidak kalah penting adalah membangun empati. Tanpa menghapus stigma, sulit bagi kita mencapai target zero penularan,” kata Asep.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan Indonesia masih termasuk negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Tantangan tersebut, menurut Asep, perlu direspons secara kolektif, termasuk oleh kalangan industri dan institusi pendidikan.
Materi sosialisasi disampaikan oleh dr. Dewa Donny Lesmana dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Ia menjelaskan bahwa deteksi dini dan keterbukaan informasi menjadi kunci memutus rantai penularan HIV maupun TB.
“Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan. Dunia usaha, kampus, dan pemerintah harus berjalan beriringan agar edukasi kesehatan bisa menjangkau kelompok usia muda secara berkelanjutan,” ujarnya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan sejumlah pertanyaan dari peserta terkait mitos dan fakta seputar penularan HIV serta prosedur pemeriksaan TB. Salah satu peserta, Endin Heratiansyah, pelajar SMA Negeri 8 Balikpapan, mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Banyak informasi yang sebelumnya saya tidak tahu, terutama soal cara penularan dan pencegahan. Kegiatan seperti ini penting supaya kami tidak mudah percaya pada informasi yang keliru,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PT Kilang Pertamina Balikpapan bersama Universitas Balikpapan berharap kesadaran kesehatan di kalangan generasi produktif semakin meningkat. Edukasi yang konsisten, deteksi dini, serta penghapusan stigma dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga Balikpapan tetap tumbuh sebagai kota industri yang sehat dan inklusif.
BACA JUGA
