Lantunan Burdah Menggema di Lapas Banjarmasin, Warga Binaan Temukan Ketenangan Batin
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Suasana Masjid Baabut Taqwa di Lapas Kelas IIA Banjarmasin terasa berbeda pada Jumat (2/1/2026). Lantunan shalawat dan syair Burdah menggema dengan penuh kekhusyukan, mengiringi langkah 32 warga binaan yang mengikuti kegiatan pembacaan Burdah sebagai bagian dari pembinaan keagamaan.
Duduk berjejer rapi, para warga binaan larut dalam irama shalawat kepada Rasulullah SAW. Kegiatan ini dipimpin oleh tiga guru pembimbing yang juga merupakan warga binaan, yakni Norrahman, Habib Alwi, dan Hendra Setiawan. Selain memimpin pembacaan Burdah, mereka juga menutup kegiatan dengan doa bersama.
Nuansa religius semakin terasa dengan iringan tabuhan terbang yang dimainkan oleh Muhammad Yamini, Muhammad Kadari, Abdillah Ansari, dan Riduansyah. Tabuhan ritmis berpadu dengan lantunan shalawat, menciptakan suasana tenang dan menyejukkan hati di balik tembok lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam proses pembinaan warga binaan, khususnya dalam membentuk karakter dan ketenangan jiwa.
“Melalui kegiatan seperti pembacaan Burdah ini, kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, memperbaiki diri, dan membangun akhlak yang lebih baik. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak yang ikut serta,” ujarnya.
Bagi para peserta, kegiatan ini menjadi momen berharga di tengah rutinitas pembinaan. Salah satu warga binaan mengungkapkan bahwa pembacaan Burdah memberikan ketenangan sekaligus semangat untuk menjalani hari-hari di dalam lapas.
“Kami merasa lebih tenang dan damai. Selain melakukan kegiatan positif, kami juga berharap mendapatkan keberkahan. Semoga ke depan jamaahnya semakin banyak,” tuturnya.
Melalui pembacaan Burdah ini, Lapas Kelas IIA Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan kepribadian berbasis nilai-nilai keagamaan, sebagai bekal bagi warga binaan agar kelak siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.
BACA JUGA
