Lapas Banjarmasin Perkuat Koordinasi Kesiapsiagaan Kebakaran dengan Damkar Kota

Lapas Banjarmasin
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin menjalin penguatan koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Banjarmasin guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran dan keadaan darurat di lingkungan lapas. Rabu (4/2/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin menjalin penguatan koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Banjarmasin guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran dan keadaan darurat di lingkungan lapas.

Penguatan kerja sama tersebut diwujudkan melalui kunjungan koordinasi yang dilakukan jajaran Lapas Banjarmasin ke kantor Disdamkarmat Kota Banjarmasin, Rabu (4/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah-langkah preventif, mekanisme penanganan darurat, serta pentingnya komunikasi lintas instansi.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa sinergi dengan instansi teknis seperti pemadam kebakaran merupakan bagian penting dalam sistem pengamanan lapas.

“Kami menyadari bahwa risiko kebakaran dan kondisi darurat harus diantisipasi sejak dini. Koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran menjadi langkah strategis agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” kata Akhmad Herriansyah.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan petugas dan dukungan instansi terkait menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman bagi petugas maupun warga binaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin, Hendro, menyambut positif inisiatif yang dilakukan Lapas Banjarmasin.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga sangat diperlukan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran, khususnya pada objek vital seperti lapas.

“Kami siap mendukung Lapas Banjarmasin dalam hal peningkatan kesiapsiagaan, baik melalui koordinasi teknis maupun langkah pencegahan kebakaran,” ujar Hendro.

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang untuk mempererat komunikasi antara petugas lapas dan jajaran pemadam kebakaran, sehingga penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara terpadu dan efektif.

Melalui kerja sama ini, Lapas Kelas IIA Banjarmasin berharap tercipta sistem pengamanan yang lebih responsif serta mampu meminimalkan risiko gangguan keamanan dan keselamatan di lingkungan pemasyarakatan.

Tinggalkan Komentar