Lapas Banjarmasin Teken Pakta Integritas, Perkuat Komitmen Menuju WBK/WBBM 2026

Lapas Banjarmasin
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah bersama pejabat struktural eselon IV dan V serta seluruh petugas menandatangani Pakta Integritas sebagai upaya memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026, Selasa (3/2/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin bersama pejabat struktural eselon IV dan V serta seluruh petugas menandatangani Pakta Integritas sebagai upaya memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Selasa (3/2/2026).

Penandatanganan Pakta Integritas menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan bahwa integritas aparatur menjadi faktor utama dalam mewujudkan WBK dan WBBM. Menurut dia, komitmen tersebut harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Kita bersama-sama memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi ini. Integritas tidak hanya ditunjukkan dalam pekerjaan, tetapi juga dalam sikap, termasuk bijak dalam menggunakan media sosial,” ujar Akhmad Herriansyah dalam sambutannya.

Ia menegaskan, Pakta Integritas tidak sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral seluruh jajaran untuk bekerja secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, Akhmad Herriansyah juga menekankan pentingnya keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemasyarakatan.

“Kita harus bekerja dengan ikhlas dan tulus dalam mengabdi, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas juga mengingatkan peran strategis pejabat struktural sebagai penggerak utama perubahan budaya kerja di Lapas Banjarmasin. Dengan satu komitmen dan satu arah, seluruh jajaran diharapkan mampu membangun sistem kerja yang solid, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.

Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan oleh Kalapas, pejabat struktural eselon IV dan V, serta seluruh petugas sebagai bentuk kesiapan dan keseriusan mendukung agenda reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang berintegritas, menjunjung tinggi etika dan disiplin, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sejalan dengan semangat WBK dan WBBM.

Tinggalkan Komentar