PELNI Berangkatkan 400 Pemudik Rute Balikpapan–Surabaya pada Program Mudik Gratis BUMN 2026

Pelni Balikpapan
PT PELNI (Persero) Cabang Balikpapan memberangkatkan 400 pemudik dalam program Mudik Gratis BUMN 2026 dengan rute Balikpapan–Surabaya. Minggu (15/2/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – PT PELNI (Persero) Cabang Balikpapan memberangkatkan 400 pemudik dalam program Mudik Gratis BUMN 2026 dengan rute Balikpapan–Surabaya.

Pemberangkatan dijadwalkan pada 14 Maret 2026 melalui Pelabuhan Semayang Balikpapan menggunakan KM Dorolonda.

Program Mudik Gratis BUMN 2026 merupakan inisiatif Kementerian BUMN yang melibatkan sejumlah perusahaan pelat merah untuk memfasilitasi masyarakat pulang kampung menjelang Lebaran.

Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Balikpapan mengatakan, tingginya minat masyarakat terlihat dari cepatnya kuota yang terisi. Sebanyak 400 tiket yang disediakan habis dalam waktu kurang dari 1,5 jam setelah pendaftaran daring dibuka.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kuota 400 penumpang langsung terpenuhi dalam waktu singkat. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut sekaligus besarnya kebutuhan akan program mudik gratis,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).

Ia menambahkan, partisipasi PELNI dalam program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah serta membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang aman dan nyaman saat mudik.

“Program Mudik Gratis BUMN menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui BUMN untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan mudik berjalan lancar, selamat, dan berkesan,” katanya.

Pelayaran rute Balikpapan–Surabaya akan dilayani oleh KM Dorolonda, salah satu kapal penumpang milik PELNI yang rutin melayani sejumlah rute antarpulau di Indonesia.

Melalui program ini, PELNI terus memperkuat perannya sebagai penghubung antarwilayah dan mendukung mobilitas masyarakat, khususnya pada periode mudik Lebaran yang identik dengan lonjakan jumlah penumpang di berbagai moda transportasi.

Tinggalkan Komentar