Percepat Akses Desa, Brimob Kaltim Revitalisasi Jembatan Penghubung di Tumbit Dayak Berau

revitalisasi jembatan
Personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bersama warga memperbaiki jembatan penghubung di Desa Tumbit Dayak, Berau, guna memastikan akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat tetap lancar dan aman.

Gerbangkaltim.com, Berau – Upaya mendukung kelancaran akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat desa kembali ditunjukkan jajaran Satuan Brimob Polda Kaltim. Personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor yang bermarkas di Berau melaksanakan revitalisasi jembatan penghubung di Desa Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Senin (16/02/2026).

Sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) diterjunkan dalam kegiatan tersebut di bawah komando Danki 3 AKP M. Hendro Frihandoko. Para personel turun langsung memperbaiki struktur jembatan yang selama ini menjadi akses vital bagi warga, terutama untuk distribusi hasil pertanian dan mobilitas harian masyarakat.

Jembatan yang direvitalisasi memiliki panjang sekitar 7 meter dan lebar 4 meter. Meski tidak terlalu besar, keberadaannya sangat krusial karena menjadi satu-satunya jalur penghubung antarwilayah desa. Seiring waktu, beberapa bagian konstruksi mengalami kerusakan akibat faktor usia dan cuaca, sehingga diperlukan penguatan ulang pada struktur penopang dan lantai jembatan agar kembali aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat. Sinergi ini memperlihatkan kolaborasi nyata antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membangun infrastruktur desa. Selain memperbaiki sisi fisik jembatan, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan emosional antara Brimob dan masyarakat di wilayah Bumi Batiwakkal.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam revitalisasi infrastruktur merupakan bagian dari pengabdian sosial. Menurutnya, akses jalan dan jembatan yang layak merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi desa.

“Jembatan ini adalah urat nadi aktivitas warga. Dengan perbaikan yang dilakukan, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan aman. Brimob harus hadir memberi solusi atas kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau agar fasilitas umum yang telah diperbaiki dapat dirawat secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mendorong pembangunan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Dengan rampungnya revitalisasi tersebut, akses transportasi di Desa Tumbit Dayak kini kembali normal. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat bukan hanya dalam konteks pengamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak kepedulian sosial demi kemajuan Kalimantan Timur.


Sumber: Satbrimob Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar