Wakapolda Kaltim Hadiri Natal dan Tahun Baru Persekutuan Dayak di IKN, Perkuat Toleransi dan Harmoni Sosial

Wakapolda Kaltim
Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo menghadiri Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Persekutuan Dayak Kalimantan Timur di kawasan Ibu Kota Nusantara sebagai wujud dukungan terhadap toleransi dan kebersamaan.

Gerbangkaltim.com, Nusantara — Komitmen menjaga toleransi, kerukunan umat beragama, serta pelestarian nilai budaya lokal kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. Wakil Kepala Polda Kaltim, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., menghadiri Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diselenggarakan Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) di Gedung Kemenko 3, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (24/1/2026).

Kehadiran Wakapolda Kaltim dalam perayaan keagamaan tersebut menjadi simbol dukungan Polri terhadap upaya memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk, khususnya di wilayah Kalimantan Timur yang kini menjadi pusat pembangunan ibu kota negara. Momentum Natal dan Tahun Baru dinilai sebagai ruang strategis untuk mempererat persaudaraan lintas iman serta menjaga keharmonisan sosial.

Perayaan ini juga dihadiri Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Dr. (H.C.) Ir. H. Mochamad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., jajaran tokoh agama, tokoh adat, serta pengurus dan anggota Persekutuan Dayak Kalimantan Timur. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat adat dalam membangun IKN yang inklusif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan tarian adat Dayak yang menggambarkan kekayaan budaya lokal Kalimantan Timur. Nuansa budaya kental terasa sejak awal acara, sebelum dilanjutkan dengan pembukaan resmi Perayaan Syukur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Suasana perayaan berlangsung khidmat dan penuh makna. Ibadah Natal digelar dengan diiringi lagu-lagu rohani serta penampilan seni budaya Dayak, yang semakin memperkuat pesan persatuan dan identitas lokal. Acara ditutup dengan khotbah pendeta yang menekankan nilai keimanan, persaudaraan, toleransi, dan pentingnya menjaga kedamaian di tengah keberagaman.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan dan budaya, Polda Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif, khususnya di kawasan strategis Ibu Kota Nusantara.

Perayaan ini diharapkan menjadi momentum penguatan nilai toleransi dan kebersamaan, sejalan dengan visi pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang menjunjung tinggi keberagaman, persatuan, dan kedamaian.

Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar