XLSMART Luncurkan Fitur Baru Sisternet, Perkuat Ruang Aman Digital Perempuan Bersama KOMDIGI dan KEMENPPPA
Gerbangkaltim.com, Jakarta – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk resmi menghadirkan pembaruan aplikasi dan website Sisternet sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan perempuan di era digital. Peluncuran dilakukan dalam agenda Community Gathering SIS CONNECT yang mengusung gerakan #1JutaSisterDigital di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Inisiatif ini menegaskan komitmen XLSMART dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif, tidak hanya sebagai platform literasi dan pelatihan, tetapi juga sebagai ruang aman bagi perempuan Indonesia. Versi terbaru Sisternet menghadirkan integrasi fitur pembelajaran, jejaring komunitas, serta kanal perlindungan dalam satu aplikasi terpadu.
Director & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menyampaikan bahwa akses terhadap literasi dan keterampilan digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai. Menurutnya, perempuan perlu mendapatkan ruang partisipasi yang aman agar mampu berkontribusi optimal dalam ekosistem digital nasional.
Salah satu penguatan utama adalah integrasi fitur DigiHer yang terhubung dengan program Digital Talent Scholarship dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengakses pelatihan, reskilling, upskilling, hingga sertifikasi kompetensi digital untuk meningkatkan daya saing ekonomi.
Kepala BPSDM Kemkomdigi RI, Boni Pudjianto, menilai kolaborasi ini memperluas akses perempuan terhadap pengembangan talenta digital tanpa hambatan struktural. Integrasi ini juga mempermudah jalur dari literasi dasar hingga peluang kerja di sektor teknologi.
Selain aspek pengembangan kapasitas, Sisternet kini menghadirkan fitur Ruang Aman Sister yang terintegrasi dengan SAPA 129, kanal resmi pengaduan kekerasan berbasis gender milik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA, Desy Andriani, menegaskan bahwa integrasi tersebut memperluas jangkauan layanan pengaduan serta memperkuat ekosistem perlindungan perempuan di ruang digital.
Data Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024 menunjukkan 7,5 persen perempuan Indonesia pernah mengalami Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE), dengan prevalensi tertinggi pada kelompok usia 15–24 tahun. Fakta ini menjadi latar belakang penguatan fitur keamanan dalam aplikasi.
Hingga awal 2026, Sisternet telah diunduh lebih dari 1,6 juta pengguna. XLSMART menargetkan 2,4 juta perempuan Indonesia go digital hingga akhir tahun, sejalan dengan kontribusi terhadap target nasional 9 juta talenta digital pada 2030.
Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara XLSMART, kementerian terkait, komunitas, serta mitra masyarakat sipil. Melalui pendekatan publik–swasta, Sisternet diharapkan menjadi model platform pemberdayaan perempuan yang terintegrasi, aman, dan berkelanjutan.
Sumber: PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk
BACA JUGA
