Bersama 1.000 Siswa SD, Bunda Literasi Launching Gerakan Paser Membaca

PASER, Gerbangkaltim.com – Komitmen wujudkan masyarakat Kabupaten Paser yang cinta membaca, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Bunda Literasi, bersama GPMB, TP PKK, Kampung Dongeng, Pokja Bunda Literasi dan Komunitas Literasi di Kabupaten Paser mencanangkan Gerakan Paser Membaca. Rabu (22/6) di Hotel Kriyad Sadurangas Tana Paser.

Pencanangan Gerakan Paser Membaca secara resmi dibuka langsung Bupati Paser bersama Bunda Literasi Kabupaten Paser Sinta Fahmi Fadli, S.AP melalui prosesi penandatangan Komitmen Bersama seluruh OPD, Polres, Kodim, dan Organisasi Mitra dan Komunitas Literasi di Kabupaten Paser.

Launching Paser Membaca, diawali dengan 1.000 Siswa SD/MI membaca bersama Bunda Literasi disaksikan para tamu undangan

Bunda Literasi Sinta Fahmi Fadli, S.AP mengatakan, beberapa ahli pendidikan berpendapat cara yang paling efektif untuk membangkitkan pada suatu subjek yang baru adalah dengan ditanamkannya minat baca sedini mungkin, sehingga Program Paser Membaca sangat tepat yang bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus upaya pemberantasan buta aksara, juga merupakan upaya nyata Bunda Literasi dalam mendukung Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera).

Sinta Fahmi Fadli, S.AP menambahkan “Minat baca adalah kecenderungan jiwa seseorang secara mendalam yang ditandai perasaan senang serta berkeinginan kuat untuk membaca tanpa ada paksaan. Ada pepatah mengatakan membaca adalah jendela dunia. Dengan membaca apapun jenis bacaannya entah buku, novel, koran atau apapun akan menambah manfaat pada diri seseorang. Membaca juga membuat kita bisa mengerti apa yang selama ini tidak kita pahami.

“aya mengajak semua masyarakat untuk mendukung Gerakan Paser Membaca untuk mewujudkan Generasi Literat di Kabupaten Paser” ujarnya

Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Duta Baca Nasional GOL A GONG dari Perpustakaan Nasional, Plh. Kepala Perpustakaan dan Kearsipan, Ketua GPMB Propinsi Kalimantan Timur Taufik, S.Sos, M.Si, Ketua GPMB Propinsi Kalimantan Timur Drs. Syafruddin Pernyata, M.Hum, serta Kepala Perpustakaan dan Ketua GPMB Kabupaten/Kota Se Propinsi Kalimantan Timur.

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser mengatakan bahwa Gerakan Paser Membaca sebagai salah satu langkah untuk mendukung minat baca masyarakat di Kabupaten Paser. Selain itu dirinya juga mengungkapkan bahwa Gerakan Paser Membaca juga merupakan aksi nyata tindak lanjut terhadap pemberantasan buta aksara. Karena itu pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan minat baca dimulai dari lingkup keluarga.

”Mari budayakan baca dalam lingkup keluarga,”ajak Bupati Paser.

Bupati berharap dengan dicanangkan Paser Membaca, akan ada banyak aksi nyata upaya peningkatan minat baca  yang dilakukan oleh Bunda Literasi, Instansi Pemerintah bersama Swasta dan Komunitas Literasi di Kabupaten Paser

Duta Baca Nasional GOL A GONG yang turut menyaksikan pencanangan Paser Membaca mengungkapkan apresiasinya kepada Bunda Literasi dan Pemerintah Kabupaten Paser.

Menurutnya sangat peduli terhadap tumbuh kembang minat baca di masyarakat. Dalam sambutannya dirinya bahkan mengataakn bahwa di negara maju pun masyarakatnya sangat gemar membaca. Menurutnya membaca dan menulis bekal masyarakat menghadapi tatangan jaman.

Bahkan tidak hanya baca tulis, di era millenial seperti saat ini enam (6) unsur dasar literasi harus dikuasai masyarakat seperti Literasi baca-tulis-berhitung, sains, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), keuangan, budaya, dan kewarganegaraan. “Tanpa menguasai enam (6) unsur literasi tersebut masyarakat akan susah bertahan di era abad 21 seperti sekarang,”ucapnya.

Sementara Ketua GPMB Kabupaten Paser Dr. Kasrani, M.Pd mengatakan “Membaca adalah salah satu metode untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang dikehendaki. Minat baca memerlukan perhatian yang menyeluruh serta perasaan senang terhadap kegiatan membaca.

Menurut Dr. Kasrani, M.Pd minat baca merupakan kesadaran individu untuk membaca yang berawal dari dorongan diri masing-masing yang didukung dengan lingkungan. Anak yang membaca dengan minat akan memahami bacaan yang sedang dibaca, karena anak akan membaca dengan sepenuh hati. Agar anak dapat mengetahui makna bacaan dibutuhkan minat yang baik dalam membaca.

Kasrani menambahkan Lingkungan yang baik dan keluarga yang gemar membaca serta sarana yang memadai akan memberikan motivasi dan dorongan yang positif untuk menjadikan anak menyadari betapa pentingnya kegiatan membaca sehingga melahirkan generasi yang berpengetahuan dan berkepribadian. Insya Allah dengan Gerakan Paser Membaca akan mempercepat Peningkatan Budaya Baca di Kabupaten Paser, dan ini akan menjadi Investasi mempersiapkan Generasi Paser menuju Kaltim sebagai IKN”. mengakhiri penjelasannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: