Komitmen mendukung pusat pendidikan, PT Inhutani I bekerjasama dengan masyarakat adat Dayak membangun Lamin Adat. (ist)

Lamin Adat Dayak Dibangun di Bukit Bangkirai

PPU, Gerbangkaltim.com – Upaya melestarikan budaya daerah serta sebagai wadah informasi kebudayaan suku dayak di Kalimantan Timur kawasan Bungkit Bangkirai Kutai Kartanegra akan dibangun Lamin Adat Dayak.

Peletakan batu pertama pembangunan Lamin Adat Dayak dilaksanakan pada Sabtu (4/6) siang di kawasan Bukit Bangkirai. Kepala Adat Besar Kalimantan Timur, Ajang Kedung mengatakan bahwa Lembaga Adat Dayak Kenyah bersinergi dengan PT. Inhutani dalam hal pelestarian kawasan hutan dan budaya lokal.

Terlebih lokasi Bukit Bengkirai berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara. “Kami dari Lembaga Adat Dayak Kenyah Kaltim bersinergi dengan PT. Inhutani yang menjaga melindungi dan melestarikan hutan alam jadi lembaga adat ini bersinergi agar hutan alam ini menjadi pusat penelitian pendidikan dan juga pusat informasi adat dan kebudayaan,” katanya.

Dengan dibangunnya Lamin Adat Dayak kata Ajang dapat dijadikan sebagai wadah bertukar informasi khususnya budaya dayak.” Tentu ke depan agar hutan alam ini tetap lestari dan di sini juga sebagai lokasi pusat informasi,” harapnya.

Di lokasi yang sama Direktur PT. Inhutani Susilo Budi Wacono didampingi Dr. Verri Ginoga, SE, MM Kepala PT. Inhutani I Batuampar Kaltim memaparkan bahwa kawasan wisata alam Bukit Bangkirai merupakan satu-satunya kawasan hutan yang masih terjaga dengan baik.

“Jadi sebenarnya ini jadi satu satu-satunya hutan yang ada dekat dengan Kota Balikpapan yang masih utuh yang masih firgin fores ini adalah salah satu kewajiban Inhutani sebagai hutan konservasi ini di sini sebagai pusat penelitian kemudian pusat pendidikan dan menjadi pusat informasi untuk budaya dayak Kalimantan,” jelasnya.

Pihaknya juga menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi termasuk lembaga penelitian.”Dan kami juga menjalin kerjasama bersama Lembaga Adat Dayak untuk program budaya,” pungkasnya.

Dia menambahkan bahwa Lamin Adat Dayak nantinya menjadi pusat informasi kebudayaan dayak di Kaltim, sehingga masyarakat dapat mendapatkan informasi akurat mengenai kebudayaan suku dayak Kaltim.

“Harapan kami apa yang menjadi visi misi dapat tercapai dan terwujud makanya hari ini kami melakukan peletakan batu pertama untuk Lamin adat dayak Kalimantan menjadi salah satu pusat informasi untuk budaya dayak Kalimantan,” tutupnya. (yul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: