Cetak Wirausaha Baru, Diskoperindag Berau Latih 15 Warga Menjahit

Pelatihan Menjahit
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, membuka pelatihan menjahit bagi 15 warga Tanjung Redeb sebagai upaya mencetak wirausaha baru berbasis industri kreatif di Kabupaten Berau.

TANJUNG REDEB, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Langkah nyata ini diwujudkan lewat gelaran pelatihan keterampilan menjahit yang diikuti oleh 15 peserta perwakilan dari enam kelurahan di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb. Program ini dirancang agar kemampuan teknis para warga dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang produktif, membuka lapangan kerja baru, serta menambah pendapatan keluarga.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa agenda pembekalan ini bukan sekadar pelatihan rutin untuk memperoleh keahlian menjahit. Pemerintah daerah menargetkan terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat melalui lahirnya para pelaku industri kreatif dan fesyen berbasis tekstil di Berau.

“Pelatihan menjahit ini bukan sekadar kegiatan untuk memperoleh keterampilan teknis. Lebih dari itu, bagaimana keterampilan ini bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat,” tegas Eva Yunita di Tanjung Redeb.

Eva menilai prospek ekonomi di industri tekstil dan fesyen lokal sangat terbuka lebar. Mulai dari pemenuhan kebutuhan seragam sekolah, pakaian kerja, busana muslim, baju adat daerah, hingga ragam produk kerajinan tangan bernilai tambah. Karena itu, peserta diimbau mengubah pola pikir dari sekadar bisa menjahit menjadi seorang pengusaha yang mampu mengelola unit bisnis mandiri secara profesional.

Selain keterampilan memotong dan menjahit kain, Diskoperindag Berau mendorong seluruh peserta untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Pemasaran produk diminta tidak lagi terpaku secara konvensional dari rumah ke rumah, melainkan memanfaatkan media sosial, marketplace, serta platform digital lainnya guna menjangkau pasar yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen tidak melepas para peserta begitu saja usai pelatihan. Diskoperindag siap mengawal keberlanjutan program melalui pendampingan usaha, fasilitasi akses perizinan, peningkatan standar kualitas produk, hingga kemudahan akses pembiayaan demi mewujudkan UMKM Berau yang naik kelas dan berdaya saing tinggi.

Sumber: Diskoperindag Berau

Tinggalkan Komentar