Potongan video komentar Bupati Kubar FX Yapan yang beredar. (Ist)

DPD FAKTA Sayangkan Komentar Bupati FX Yapan

Kubar, Gerbangkaltim.com – DPD LSM Forum Akuntabilitas dan Transparansi (FAKTA) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menilai komentar Bupati Kubar FX Yapan yang videonya beredar di media sosial tidak tepat.

“Dari video yang beredar itu, Bapak Bupati FX Yapan menyampaikan bahwa ada pemotongan APBD Tahun 2020 dipangkas oleh pemerintah pusat sebesar Rp 700 miliar untuk penanganan Covid-19,” papar Ketua Dewan Pembina DPD LSM FAKTA Kubar, Alsiyus.

Namu menurutnya, dalam keterangan terpisah, yang dikutip dari rri.co.id Ketua DPRD Kubar Ridwai dalam agenda dengan Pemkab Kubar, memaparkan bahwa dalam APBD tahun 2020 terdapat silpa sebesar Rp 708 miliar.

Ketua Dewan Pembina DPD LSM FAKTA Kubar, Alsiyus.

“Kalau kita berbicara masalah anggaran aduh di Kutai Barat ini besar sekali. Makanya kita lihat di Silpa targetnya itu Rp 50 miliar. Ternyata terealisasi 700 miliar lebih artinya ada 1000 % lebih dana yang tidak bisa dibelanjakan,” sebut Ridwai.

Artinya anggaran tersebut tak terserap atau digunakan secara maksimal oleh Pemkab Kubar untuk membangun. Sehingga secara otomatis dana tersebut dikembalikan kepada pemerintah pusat.

Lanjut Alsiyus, berdasarkan dua keterangan berbeda tersebut maka diduga komentar BUpati FX Yapan bisa diragukan. Sebab kondisinya tentu sangat bertolak belakang dengan kondisi di Kubar yang masih butuh banyak pembangunan.

“Kami sangat menyayangkan komentar pak Yapan dalam video yang beredar tersbut, lantaran tidak transparan dalam menyapaikan informasi soal anggaran daerah. Kami harap kedepan tidak terjadi lagi,” papar Alsiyus. (yul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: