Martha, pemilik kios di Jalan Jalan Aki Balak, tepatnya sebelum Batalyon 613/TRK.

Dua Kasus Pencurian HP Berlaga Beli BBM Terekam Kamera Pematau

Tarakan, Gerbang Kaltim.com – Terjadi dua kasus pencurian serupa di lokasi berbeda terjadi di wilayah Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), terekam kamera pemantau. Diduga sekomplotan, seorang pelaku berlaga beli bahan bakar minyak (BBM) dan seorang lagi melakukan pencurian HP pemilik kios.

Dengan maksud mengelabuhi pemilik kios yang juga menjual BBM, dua pelaku yang diduga kuat berkomplot yang satu khusus melakukan pencurian HP dan satu lagi berlaga membeli BBM di kawasan Jalan Aki Balak Tarakan.

Menurut Martha, pemilik kios yang mengalami pencurian kali pertama, pada Minggu, 13 Februari 2022 sekitar pukul 22.00 Wita, para pelaku beraksi di konter miliknya yang berlokasi di Jalan Aki Balak, tepatnya sebelum Batalyon 613/TRK.

Dalam aksinya, pelaku pencurian berhasil membawa kabur HP merk Oppo yang diletakkan sang pemilik yang berusia 53 tahun itu diatas meja. Lantas, HP itu ditinggalnya, karena melayani pelaku lainnya yang membeli BBM.

“Menurut saya, modusnya itu pelaku pertama datang membeli bensin mas. Jadi, saya layanilah. Nah, setelah saya lengah, si pelaku yang membeli bensin ini memberikan kode sama pelaku yang bertugas masuk ke warung untuk mengambil barang yang ada di dalam,” papar Martha, Sabtu (19/2/2022).

Kasus Pencurian ke dua juga terjadi di Jalan Aki Balak, tepatnya di daerah Persemaian, di kios milik Alvenisihaan (36) pada hari Jumat, 18 Februari 2022 sekitar pukul 19.31 Wita.

Dalam aksinya, pelaku pencurian berhasil membawa kabur dua HP merk Oppo A74 dan Samsung J6. Selain HP, pelaku juga mengambil uang tunai yang diperikanan sekitar 2 juta rupiah.

Alvenisihaan, pemilik kios di Jalan Aki Balak di daerah Persemaian.

“Kalau saya lihat dari CCTV, pelaku pencurian HP ini sepertinya ada kerja sama dengan si pembeli bensin. Ketika itu pembeli bensin bersamaan dengan masuknya pelaku pencurian HP itu,” prediksi korban kedua.

Jadi, sambung Alvenisihaan, awalnya pelaku beli bensin 3 botol. Saat itu karyawannya mengisikan satu persatu. Pada saat si pencuri ini masuk ke dalam warung, si pembeli BBM melihat si pencuri masuk, tapi dia diam saja. Ini dijelaskannya setelah melihat rekaman CCTV.

“Nah, pas si pencuri sudah keluar, si pembeli bensin yang awalnya memesan 3 botol dan kebetulan karyawan saya masih mengisi dua botol, si pembeli ini langsung minta stop. Dia langsung minta diisi dua botol saja, kemudian dia pergi,” ungkap korban.

Terjadinya kasus pencurian khusus HP ini, diduga kuat adanya persekongkolan dengan modus yang sama. Para korban berharap kepada pihak kepolisian, pelaku pencurian segera ditangkap, agar tidak terjadi lagi pencurian dengan modus yang sama di daerah lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: