Hujan Redakan Kabut Asap Balikpapan, DLH Minta Warga Tetap Waspada

Pemkot Balikpapan
Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana.

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Kualitas udara di Kota Balikpapan mulai membaik setelah hujan mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kondisi udara sejak Minggu (18/10/2026) berada dalam kategori sedang, setelah sebelumnya memburuk akibat kabut asap.

Meski menunjukkan perbaikan, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi paparan polusi udara, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan, perubahan kualitas udara tersebut terpantau melalui alat Air Quality Monitoring System (AQMS) yang digunakan untuk memantau kondisi udara di kota itu.

“Sejak hari Minggu, kualitas udara sebenarnya sudah menunjukkan kategori sedang. Ini berbeda dengan beberapa hari sebelumnya,” kata Sudirman, Selasa (20/10/2026).

Menurut dia, hujan diduga turut membantu mengurangi kabut asap yang sebelumnya menyelimuti Balikpapan. Hasil pemantauan hingga Senin menunjukkan adanya perbaikan kondisi udara.

“Dengan adanya hujan, kemungkinan kondisi kabut asap ikut berkurang. Dari hasil pemantauan alat kami, kualitas udara memang sudah menunjukkan kategori sedang,” ujarnya.

Kendati demikian, Sudirman mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menganggap kondisi udara telah sepenuhnya aman. Perubahan kategori menjadi sedang bukan berarti risiko paparan polusi sudah hilang.

DLH menyarankan warga mengurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak. Sementara itu, masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker sebagai langkah pencegahan.

“Kalau memang tidak terlalu penting, sebaiknya tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Namun, jika ada kegiatan yang mengharuskan berada di luar, tetap gunakan masker,” tutur Sudirman.

Ia menegaskan, kewaspadaan perlu dipertahankan meskipun kondisi udara mulai membaik. Masyarakat juga diharapkan mengikuti perkembangan informasi kualitas udara agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari.

DLH Balikpapan, lanjut Sudirman, akan terus memantau kondisi udara melalui AQMS untuk mengetahui perkembangan kualitas udara dalam beberapa waktu ke depan.

Perbaikan ini menjadi kabar positif setelah kabut asap sempat mengganggu aktivitas masyarakat. Dampaknya juga dirasakan di sektor pendidikan, ketika sejumlah sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai upaya mengurangi paparan polusi terhadap peserta didik.

Sudirman berharap kondisi udara di Balikpapan terus membaik dan stabil sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berlangsung dengan lebih nyaman.
Namun, selama potensi polusi masih ada, masyarakat diminta tetap mengutamakan kesehatan dan tidak mengabaikan langkah pencegahan. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar