Investasi Daerah Berau 2027: DPMPTSP Andalkan Kemitraan UMKM
TANJUNG REDEB, Gerbangkaltim.com – Menghadapi tantangan keterbatasan ruang fiskal dan penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemerintah Kabupaten Berau mengalihkan fokus strategi penggerak roda ekonomi daerah. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Berau kini mengandalkan akselerasi investasi swasta sebagai tumpuan utama guna menjaga stabilitas perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat di Bumi Batiwakkal.
Langkah ini diambil mengingat ketergantungan pada belanja sektor pemerintah tidak lagi dapat diandalkan secara penuh untuk memicu pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Berau, Nanang Bakran, menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas iklim investasi serta memberikan kepastian hukum dan kemudahan perizinan bagi para penanam modal. Menurutnya, masuknya modal swasta menjadi mesin penggerak vital untuk membuka lapangan kerja baru dan menghidupkan sektor-sektor produktif di daerah.
“Yang paling penting adalah bagaimana investasi ini bisa memberikan dampak langsung terhadap masyarakat dan daerah. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, ketergantungan pada APBD harus diimbangi dengan masuknya investasi swasta yang berkualitas dan berkelanjutan,” tegas Nanang Bakran.
Nanang menambahkan, kemudahan dan transparansi layanan perizinan menjadi kunci utama guna menarik minat investor lokal maupun nasional. Sektor-sektor unggulan seperti pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pengolahan hasil daerah menjadi fokus utama penawaran peluang investasi ke depan.
Kendati demikian, DPMPTSP Berau menekankan bahwa tolok ukur keberhasilan investasi tidak sekadar dilihat dari besarnya nilai nominal angka modal yang masuk. Pihaknya mewajibkan setiap investor untuk membangun kemitraan strategis dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menyerap tenaga kerja lokal.
“Jangan sampai nilai investasi hanya berhenti pada angka kualitatif di atas kertas. Harus ada multiplier effect atau dampak ekonomi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Kehadiran investor harus membuka ruang tumbuh bersama pelaku usaha lokal,” pungkasi Nanang.
Sumber: DPMPTSP Berau
BACA JUGA
