Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Bursa Kerja atau Job Market Fair (JMF) 2024 yang digelar Pemkot Balikpapan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan membuka 1.781 formasi atau lowongan kerja (Loker)

Kegiatan yang dilaksanakan di Balikpapan Sport Convention Center (BSCC) Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur digelar selama 2 hari yakni mulai tanggal 10 hingga 11 Juli 2024.

Adapun lowongan pekerjaan yang ditawarkan ada sebanyak 52 jenis jabatan atau posisi, dari 100 perusahaan yang berpartisipasi. Dengan rincian meliputi sebanyak 36 lowongan kerja untuk lulusan SMP, 1.158 lowongan kerja untuk SMA/SMK, 247 lowongan kerja untuk D3 dan 340 lowongan kerja untuk sarjana (S1).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan, Ani Mufaidah mengatakan, berdasarkan data sementara ada sebanyak 1.500 pencari kerja (Pencaker) yang telah melakukan registrasi secara online. Dengan persentase dari luar daerah Balikpapan masih kecil, yakni dari Kutai Kartanegara (Kukar) atau Samboja, Penajam Paser Utara (PPU) dan Kota Samarinda.

“Kalau tahun lalu, kan yang daftar secara online sebanyak 1.500-an pencaker. Nanti di hari kedua bisa sampai di atas 2.000 pelamar,” ujarnya, Rabu (10/7/2024).

Ani mengatakan, dalam kegiatan ini Disnaker Kota Balikpapan mewajibkan pencari kerja memiliki AK-1 atau kartu kuning sebagai persyaratan utama dalam Job Market Fair ini.

“Jadi kami sudah menyiapkan stand terkait pengurusan AK-1 dalam gelaran Job Market Fair tersebut,” ucapnya.

Dikatakannya, bagi pencari kerja yang berasal dari luar Kota Balikpapan yang ingin melakukan pengurusan AK-1 di Balikpapan, harus memiliki surat keterangan domisili dari Kelurahan Balikpapan.

“Kalau tidak memiliki surat keterangan domisili, kami tidak bisa mengeluarkan kartu AK-1. Sehingga Pencaker harus melengkapi persyaratan AK-1 dari daerah asalnya,” tegasnya.

Menurutnya, yang membuat JMF 2024 di Kota Balikpapan tahun ini menjadi lebih Istimewa, pihaknya menyiapkan formasi bagi penyandang disabilitas. Dan selain itu, juga membuka peluang pekerja penempatan imigran ke negara Polandia dan Bulgaria.

“Dari Alfamart khusus bagi difabel itu sebanyak 15 kuota. Kemudian yang penempatan imigran sampai 50-an orang,” tutupnya.

Share.
Leave A Reply