PASER, Gerbangkaltim.com – Desa Mendik Makmur dan Kelurahan Long Ikis Kabupaten Paser ditetapkan sebagai juara I pada lomba desa/kelurahan tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2024.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Paser Chandra Irwanadhi mengatakan keberhasilan tersebut diharap dapat menjadi inspirasi desa lain untuk maju dan berkembang.

“Lomba desa ini untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dalam membangun sesuai potensi yang ada,” kata Chandra di Tanah Grogot, Senin (24/6/2024).

Lebih lanjut Chandra mengatakan, keberhasilan itu diharapkan dapat untuk memotivasi pemerintahan desa dan kelurahan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dalam membangun sesuai potensi masing-masing.

Dikatakan, upaya pembangunan masyarakat desa dan kelurahan, dilakukanmelalui beberapa tahapan di antaranya melalui penguatan kelembagaan; peningkatan kapasitas dan partisipasi masyarakat hingga penanggulangan kemiskinan berbasis kemandirian, sekaligus pemberdayaan masyarakat desa.

Lomba desa ini, kata dia, dilakukan juga untuk mengetahui bagaimana efektivitas tingkat perkembangan desa dalam hal kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, maupun daya saing desa.

“Tujuannya agar tercapai peningkatan kualitas hidup masyarakat desa dan kelurahan, baik aspek sosial maupun ekonomi,” ucap Chandra.

Mendik Makmur Kecamatan Long Kali ditetapkan sebagai juara I lomba desa tingkat Provinsi Kaltim, menyisihkan Desa Kayu Indah dari Kabupaten Berau dan Desa Tanah Datar dari Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sementara Kelurahan Long Ikis berhasil menyisihkan Kelurahan Gunung Sari Ulu dari Kota Balikpapan dan Kelurahan Tenun dari Kota Samarinda.

Keberhasilan ini membuat Kabupaten Paser berhak menjadi perwakilan Provinsi Kaltim pada lomba desa/kelurahan tingkat nasional.

Kabid Pemerintahan Desa pada DPMD Kabupaten Paser, Sucipto, mengatakan lomba desa/kelurahan tingkat nasional akan digelar pada Juli mendatang.

“Setelah ini kita akan melakukan pembinaan sebelum penilaian oleh panitia,” ucap Sucipto.

DPMD Paser dan Provinsi Kaltim, lanjut Sucipto, akan melakukan pembinaan kepada desa dsn kelurahan yang juara.

Dalam lomba desa/kelurahan tingkat nasional ini ada tiga tahapan yang harus dilalui yakni seleksi administrasi, klarifikasi oleh panitia, dan pemilihan 5 terbaik.

“Kita kirim dokumen kemudian panitia dari pusat akan mengklarifikasi setelah itu diumumkan lima peserta terbaik,” ujar Sucipto.

Keberhasilan perwakilan Kabupaten Paser dalam lomba desa dilihat dari adanya inovasi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, kualitas pelayanan, kegiatan pemberdayaan masyarakat, hingga adanya aturan atau legalitas terkait batas wilayah. (ADV)

Share.
Leave A Reply