Kontes Robot Terbang Indonesia IKN: ITS Sabet Juara Umum KRTI 2026
NUSANTARA, Gerbangkaltim.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 yang berlangsung sukses di Ibu Kota Nusantara (IKN). Tim kebanggaan Kampus Perjuangan tersebut memboyong piala bergilir prapresisi Danadyaksa Dirgantara pada acara penutupan dan penganugerahan KRTI 2026 di Nusantara, Jumat (25/9/2026) malam.
Penyerahan trofi bergengsi tingkat nasional ini diserahkan langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, didampingi Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof. Dr.rer.nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc., serta Koordinator Dewan Juri Mona Arif Muda, S.T., M.T.
Ajang KRTI 2026 yang berlangsung pada 21–25 September 2026 ini menghimpun pertarungan sengit antara 94 tim mahasiswa unggulan yang berasal dari 43 perguruan tinggi se-Indonesia. Selama lima hari penuh persaingan, para inovator muda merancang, menguji, dan mengoperasikan teknologi wahana udara nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) pada lima divisi utama: Racing Plane, Fixed Wing, Vertical Take Off Landing (VTOL), Long Endurance Low Altitude (LELA), dan Technology Development.
ITS sukses mengunci gelar juara umum setelah menguasai beberapa divisi krusial, seperti Juara 1 Divisi Fixed Wing dan Juara 1 Divisi LELA lewat tim andalannya, Bayucaraka ITS. Dominasi ini mengungguli kontingen tangguh lainnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Diponegoro (Undip), dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat dan keahlian tinggi para mahasiswa dalam memamerkan teknologi kecerdasan buatan dan kedirgantaraan di ruang udara IKN.
“Atas nama Otorita IKN, terima kasih semuanya sudah mengadakan acara kompetisi ini di IKN. Terima kasih Pak Rektor ITK dan terima kasih Pak Direktur Belmawa. Semuanya saya kira happy. Terima kasih sekali lagi atas acara ini dan mohon maaf apabila dalam penerimaan kami ada yang kurang berkenan. Semoga kita ketemu lagi di KRTI 2027. Terima kasih semuanya hebat! Indonesia hebat! Mahasiswa Indonesia hebat! I love you all,” puji Basuki penuh kehangatan.
Sejalan dengan hal tersebut, Rektor ITK Prof. Agus Rubiyanto menegaskan bahwa penguasaan teknologi sistem pesawat tanpa awak (drone dan UAV) memiliki korelasi yang sangat strategis dengan visi IKN sebagai kota masa depan yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan (smart, green, and sustainable city).
Sementara itu, Direktur Belmawa Kemendiktisaintek Dr. Beny Bandanadjaja mendorong agar inovasi riset aeromodelling dan kecerdasan artifisial yang dikembangkan para peserta tidak hanya berhenti di atas panggung kompetisi, melainkan dapat diimplementasikan dalam skema “Kampus Berdampak” untuk memecahkan berbagai tantangan sosial dan industri penerbangan nasional di masa depan.
Sumber: Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN)
BACA JUGA
