Layanan Adminduk Disdukcapil Berau: Pemkab Perkuat Data hingga Pelosok

Disdukcapil
Asisten I Setkab Berau M. Hendratno bersama Kepala Disdukcapil Berau David Pamuji meluncurkan inovasi layanan interaktif "Pak Capil Tanya Dong!" di Kantor Disdukcapil Berau, Tanjung Redeb, Selasa (30/9/2026).

TANJUNG REDEB, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menempatkan keakuratan data kependudukan sebagai pilar utama untuk memastikan arah pembangunan daerah berjalan lebih presisi dan tepat sasaran. Komitmen ini dipandang sangat strategis mengingat geografis Berau yang membentang luas dari kawasan pegunungan hingga pulau-pulau terluar di wilayah pesisir.

Kerapihan basis data kependudukan ini ditegaskan dalam acara Rilis Profil Perkembangan Kependudukan Kabupaten Berau Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran program pelayanan inovatif live streaming administrasi kependudukan (adminduk) bertajuk “Pak Capil Tanya Dong!” di Kantor Disdukcapil Berau, Tanjung Redeb, Selasa (30/9/2026).

Mewakili Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said, Asisten I Setkab Berau M. Hendratno menyatakan bahwa tersedianya data kependudukan yang presisi merupakan kebutuhan mutlak dalam formulasi kebijakan pembangunan. Saat ini, jumlah penduduk Kabupaten Berau yang tersebar di 13 kecamatan telah menembus angka lebih dari 300 ribu jiwa, di mana sekitar sepertiganya bermukim di wilayah pesisir dan kepulauan.

“Pembangunan daerah yang presisi membutuhkan fondasi data yang akurat. Data kependudukan bukan sekadar pemenuhan dokumen sipil semata, melainkan menjadi pintu masuk masyarakat dalam memperoleh hak-hak dasarnya, seperti akses pendidikan, layanan kesehatan gratis, hingga penyaluran jaminan perlindungan sosial,” tegas M. Hendratno.

Guna menjaga validitas data, Pemkab Berau menginstruksikan para camat, lurah, hingga kepala kampung untuk aktif melakukan penyisiran data warga di wilayah masing-masing dan menjalin sinergi erat bersama Disdukcapil.

Di sisi lain, Pemkab Berau mengapresiasi terobosan Disdukcapil yang meluncurkan program “Pak Capil Tanya Dong!”. Kanal edukasi dan interaksi langsung ini dirancang untuk memangkas kerumitan birokrasi serta mempercepat penyelesaian hambatan adminduk warga secara transparan. Langkah ini melengkapi deretan inovasi sebelumnya seperti program “Kasi Mesra” dan integrasi pelayanan adminduk bersama pemberdayaan UMKM melalui “UMKM 40.3”.

Dukungan nyata juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, mengungkapkan bahwa Pemprov Kaltim siap mengucurkan hibah satu unit alat perekaman KTP-el melalui anggaran perubahan tahun ini guna menunjang pelayanan jemput bola di kawasan pedalaman.

Melalui penguatan integrasi data dan inovasi layanan digital, Pemkab Berau optimistis seluruh warga—termasuk yang tinggal di pelosok dan pesisir—dapat menikmati layanan adminduk yang setara, cepat, dan responsif.

Sumber: Pemkab Berau

Tinggalkan Komentar