Mesin Alkon Meledak di Speedboat Teluk Harapan Maratua: Korban Dievakuasi

Speedboat
Kondisi bangkai speedboat Nauri yang terbakar usai ledakan mesin alkon di perairan Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Jumat (2/10/2026).

BERAU, Gerbangkaltim.com – Nasib naas menimpa seorang pemuda di wilayah kepulauan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Sebuah insiden kecelakaan kerja tragis berupa ledakan mesin penyedot air (alkon) di atas speedboat Nauri memicu kobaran api hebat di perairan Kelurahan Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Jumat (2/10/2026) pagi. Peristiwa mendadak ini mengakibatkan satu orang ABK mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya.

Insiden memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 06.40 WITA saat korban berinisial RMM (22) sedang sibuk melakukan persiapan teknis di atas kapal yang bertambat di bibir pantai Teluk Harapan. Korban kala itu tengah memanaskan mesin kapal dan perlengkapan armada sebelum bertolak menembus lautan menuju Kecamatan Tanjung Redeb.

Petaka bermula ketika korban mencoba menyalakan mesin alkon yang berada di dalam kompartemen kapal. Tanpa diduga, mesin tersebut mendadak meledak dahsyat dan seketika menyemburkan kobaran api besar yang langsung menyambar tubuh korban. Dalam posisi terdesak dan menahan sakit, RMM nekat melompat ke laut demi memadamkan kobaran api yang membakar pakaian serta tubuhnya.

Usai menyelamatkan diri ke tepi pantai, korban berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar berinisial A (34) yang menyaksikan kejadian tersebut langsung berteriak histeris meminta bantuan massa. Puluhan warga Kelurahan Teluk Harapan dengan sigap bergotong-royong memadamkan api yang melahap badan speedboat serta mengevakuasi korban yang terkulai lemas.

Kasat Polairud Polres Berau, AKP Musjaya, membenarkan terjadinya musibah kecelakaan perairan tersebut. Jajaran personel Polairud bersama Polsek Maratua langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan area, serta mengumpulkan data dan keterangan saksi mata.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, korban RMM mengalami luka bakar serius pada tubuhnya dan langsung mendapatkan pertolongan medis darurat. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Maratua sekitar pukul 07.30 WITA sebelum akhirnya dirujuk menggunakan transportasi laut menuju RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb untuk perawatan intensif,” terang AKP Musjaya.

Meski kobaran api berhasil dijinakkan oleh warga setempat, seluruh badan speedboat Nauri beserta dua unit mesin tempel kapal hangus terbakar dan tidak ada barang berharga yang sempat diselamatkan. Total kerugian material masih dalam kalkulasi petugas. Polresta Berau mengimbau seluruh pemilik armada laut dan nelayan untuk selalu memeriksa kelayakan instalasi bahan bakar serta mesin sebelum berlayar.

Sumber: Humas Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar