Petani Labanan Jaya Kumpul! DTPHP Berau Bahas Pupuk & Alsintan

Rembuk Tani Berau
Kepala DTPHP Kabupaten Berau Lita Handini memberikan arahan dan berdiskusi langsung dengan para kelompok tani mengenai pendataan e-RDKK dan bantuan alsintan dalam acara Rembuk Tani di Kampung Labanan Jaya, Teluk Bayur.

TANJUNG REDEB, Gerbangkaltim.com – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau terus memperkuat sinergi dengan para pelaku sektor pertanian di tingkat tapak. Guna memastikan program-program strategis pemerintah daerah maupun pusat terserap secara maksimal, DTPHP Berau menggelar dialog interaktif “Rembuk Tani” bersama puluhan petani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.

Pertemuan penting yang berlangsung di Kantor Kepala Kampung Labanan Jaya ini dipimpin langsung oleh Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Lita Handini, dengan didampingi jajaran Pejabat dari Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) serta Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. Forum dialog dua arah ini dimanfaatkan untuk mengurai berbagai persoalan krusial yang kerap dihadapi para petani di lapangan.

Salah satu topik utama yang menjadi sorotan dalam Rembuk Tani tersebut adalah mekanisme pendaftaran dan pemutakhiran data e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Sistem digital ini menjadi basis utama penetapan kuota serta alokasi distribusi pupuk bersubsidi bagi para petani yang terdaftar secara sah.

“Pemahaman mengenai mekanisme e-RDKK perlu terus ditingkatkan agar petani mengetahui tahapan pendataan kebutuhan pupuk serta proses pengajuannya sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, perencanaan kebutuhan pupuk dapat dilakukan secara lebih terarah,” jelas Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, di hadapan para anggota kelompok tani.

Selain sosialisasi e-RDKK, DTPHP Berau memaparkan secara rinci skema penyaluran Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta berbagai hibah sarana produksi (Saprodi). Petani diberikan pemahaman teknis terkait syarat dan mekanisme pengusulan bantuan alsintan agar hibah yang diturunkan pemerintah dapat tepat sasaran dan berdaya guna tinggi bagi peningkatan hasil panen.

Melalui ruang komunikasi dua arah ini, Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen menyerap seluruh aspirasi, kendala pasokan sarana produksi, hingga evaluasi kebijakan pertanian. Langkah ini diambil demi menciptakan ketahanan pangan yang kokoh serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Bumi Batiwakkal.

Sumber: DTPHP Kabupaten Berau

Tinggalkan Komentar