PLN Rampungkan GI 150 kV Batulicin Baru, Perkuat Daya Saing KEK Setangga Tanah Bumbu
Gerbangkaltim.com, Tanah Bumbu — PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pengembangan kawasan industri dan program hilirisasi nasional. Melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT), PLN berhasil menyelesaikan pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Batulicin Baru/Setangga yang menjadi fondasi utama pasokan listrik bagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Keberadaan gardu induk ini berperan strategis dalam menopang kebutuhan energi listrik sektor industri, khususnya industri pengolahan bahan baku baterai. Salah satu penerima manfaat utama adalah PT Anugerah Barokah Cakrawala (PT ABC), tenant KEK Setangga yang mengoperasikan fasilitas smelter dengan kebutuhan daya besar mencapai puluhan MVA. Infrastruktur kelistrikan yang andal dinilai menjadi faktor kunci dalam memastikan keberlanjutan operasional industri berbasis hilirisasi tersebut.
Pencapaian PLN UIP KLT ini turut mendapat perhatian Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo saat melakukan kunjungan kerja ke KEK Setangga, Selasa (13/1). Kunjungan tersebut dilakukan bertepatan dengan peresmian Pabrik Bahan Prekursor Baterai milik PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB), sekaligus meninjau kesiapan sistem kelistrikan yang telah dibangun PLN.
Darmawan menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri nasional tidak dapat dipisahkan dari kesiapan infrastruktur energi. Menurutnya, PLN hadir bukan semata sebagai penyedia listrik, melainkan mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi berkelanjutan.
Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo menjelaskan bahwa pembangunan GI 150 kV Batulicin Baru/Setangga merupakan respons atas kebutuhan listrik industri yang terus meningkat di KEK Setangga. Proyek ini mulai dikerjakan pada 4 Januari 2024 dan berhasil mencapai tahap energize atau pemberian tegangan pertama pada 27 Februari 2025. Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem kelistrikan regional.
Basuki menambahkan, selain menjamin keandalan suplai listrik bagi PT ABC, kehadiran gardu induk ini juga membuka ruang bagi masuknya tenant industri baru. Dengan kapasitas dan keandalan yang tersedia, KEK Setangga dinilai memiliki prospek besar untuk berkembang sebagai pusat industri hilirisasi baterai dan industri turunannya.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur kelistrikan ini juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Pasokan listrik yang stabil mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Bumbu dan wilayah sekitarnya. KEK Setangga pun diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
Sumber: PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Timur
BACA JUGA
