Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara Gunakan NST, 14.582 Pelajar Berebut 180 Kursi Angkatan Kedua
Gerbangkaltim.com, Jakarta — Proses seleksi penerimaan peserta didik Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara berlangsung ketat dan kompetitif. Sebanyak 14.582 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia tercatat mengikuti tahapan awal seleksi nasional yang digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI). Seleksi ini dirancang untuk menjaring calon siswa unggulan yang memiliki potensi akademik, karakter kepemimpinan, serta daya saing global.
Rangkaian seleksi nasional diawali dengan pelaksanaan Nusantara Standard Test (NST) atau Tes Potensi Akademik (TPA) yang digelar secara serentak pada Sabtu (10/1/2026) pukul 08.30 WIB. Untuk wilayah pusat, pelaksanaan NST berlangsung di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.
Peninjauan juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh nasional, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap pengembangan pendidikan unggulan nasional.
Selain pejabat pemerintah, pelaksanaan NST turut dihadiri mitra strategis dari dunia pendidikan dan industri, seperti Dewan Pembina YPKBI Miftah Nur Sabri, COO Jakarta Intercultural School Easy Arisarwindha, Senior Director Putera Sampoerna Foundation Elan Merdy, Kepala Divisi Digital Retail Banking PT BRI Dr. Kaspar Situmorang, hingga Ketua Umum ILUNI UI periode 2022–2025 Dr. Ir. Didit Ratam, MBA.
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berjenjang. Menurutnya, mekanisme seleksi dimulai dari tingkat daerah melalui Polda masing-masing dengan menyaring 20 persen peserta dengan nilai terbaik. Dari tahapan tersebut, sebanyak 400 peserta terpilih akan mengikuti seleksi pusat di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada akhir Maret hingga awal April 2026.
“Seleksi akhir di Akpol meliputi pemeriksaan kesehatan menyeluruh, tes psikologi, penelitian personel, serta tes kesamaptaan jasmani. Dari proses tersebut akan dipilih 180 siswa terbaik. Kami ingin memastikan peserta yang lolos tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara mental, fisik, dan berkarakter kuat,” ujar Wakapolri.
Animo masyarakat terhadap SMA Kemala Taruna Bhayangkara terus mengalami peningkatan. Jumlah peserta seleksi Angkatan Kedua ini meningkat signifikan dibandingkan Angkatan Pertama yang diikuti sekitar 11.765 pelajar dengan 120 siswa terpilih. SMA Kemala Taruna Bhayangkara sendiri menerapkan kurikulum berbasis International Baccalaureate (IB) yang dipadukan dengan penguatan nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan.
Seluruh rangkaian seleksi dijadwalkan rampung pada Mei 2026. Para siswa terpilih akan menempuh pendidikan berasrama sebagai bagian dari kontribusi Polri dan YPKBI dalam menyiapkan generasi muda unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber: Divisi Humas Polri
BACA JUGA
