Serdik Sespimmen Polri Bagikan 1.200 Nasi Kotak di Berau

Sespimmen Polri
Serdik Sespimmen Polri Angkatan ke-67 memberikan edukasi pencegahan Karhutla dan membagikan 1.200 nasi kotak kepada masyarakat di Masjid Agung Baitul Hikmah, Berau.

Berau, Gerbangkaltim.comSerdik Sespimmen Polri Angkatan ke-67 menggabungkan aksi sosial dengan edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat menyambangi masyarakat di halaman Masjid Agung Baitul Hikmah, Kabupaten Berau, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung setelah salat Jumat tersebut menjadi momentum bagi peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus berbagi makanan kepada masyarakat.

Edukasi Karhutla disampaikan kepada jemaah dan warga yang berada di sekitar kawasan masjid. Masyarakat diingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat memicu persoalan kesehatan akibat paparan asap serta mengganggu aktivitas sosial dan perekonomian.

Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi mengatakan kegiatan yang diinisiasi Serdik Sespimmen Polri Angkatan ke-67 tersebut membawa dua pesan penting, yakni meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ancaman Karhutla dan memperkuat semangat berbagi melalui kegiatan sosial.

Dalam kesempatan itu, warga diajak berperan aktif dalam mencegah kebakaran sejak dari lingkungan masing-masing. Salah satu imbauan yang ditekankan adalah tidak menggunakan api untuk membuka maupun membersihkan lahan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pelaporan sejak dini dinilai penting agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih luas dan sulit dikendalikan.

Setelah edukasi lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi Jumat Berkah. Sebanyak 1.200 kotak nasi dibagikan secara tertib kepada jemaah yang telah menunaikan salat Jumat serta masyarakat di sekitar Masjid Agung Baitul Hikmah.

Pembagian makanan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan ini menjadi ruang interaksi antara kepolisian dan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat dan humanis.

Kegiatan sosial tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat berjalan beriringan dengan edukasi mengenai persoalan lingkungan. Pesan pencegahan Karhutla tidak hanya disampaikan dalam bentuk imbauan, tetapi juga dibarengi dengan kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Serdik Sespimmen Polri Angkatan ke-67 berharap kesadaran warga Berau untuk menjaga lingkungan semakin kuat. Masyarakat juga diharapkan ikut mengambil peran dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan serta membangun kepedulian terhadap sesama.

Upaya pencegahan Karhutla pada akhirnya membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Dengan kesadaran masyarakat dan respons cepat terhadap potensi kebakaran, risiko meluasnya Karhutla dapat ditekan sejak dini.

Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar