Terobos Jalan Rusak dan Medan Berat, Kapolres Aceh Tengah Pimpin Penyaluran Bantuan ke Kampung Terisolir Kecamatan Bintang
Gerbangkaltim.com, Aceh Tengah — Komitmen Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufik, S.I.K., M.H. Ia memimpin langsung kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan ke sejumlah kampung terisolir di Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (9/1/2026), dengan menembus medan ekstrem dan akses jalan yang rusak parah akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Tiga kampung yang menjadi sasaran kegiatan kemanusiaan tersebut yakni Kampung Jamur Konyel, Kampung Atu Payung, dan Kampung Serule. Hingga kini, ketiga wilayah tersebut masih terputus dari akses utama karena material longsor dan kerusakan infrastruktur jalan pascabencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
Untuk menjangkau lokasi, Kapolres Aceh Tengah bersama rombongan harus menggunakan sepeda motor trail. Perjalanan dimulai dari Mapolres Aceh Tengah sekitar pukul 10.00 WIB. Rombongan menghadapi jalur berlumpur, tanjakan terjal, serta jalan yang nyaris tak dapat dilalui kendaraan roda empat. Setelah menempuh perjalanan panjang dan melelahkan, rombongan baru tiba di Kampung Serule sekitar pukul 18.10 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Aceh Tengah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak bencana. Selain itu, layanan kesehatan gratis juga diberikan sebagai upaya menjaga kondisi kesehatan warga yang selama ini terbatas akses pelayanan medis.
Pelayanan kesehatan didukung oleh tim medis gabungan yang terdiri dari Dokter Polisi Pusdokkes Polri, Tim Medis Polres Aceh Tengah, serta personel Kesehatan Lapangan BKO Brimob Polda Aceh. Tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta vitamin sesuai dengan kebutuhan masing-masing warga.
Kehadiran Kapolres Aceh Tengah bersama rombongan disambut hangat dan penuh antusias oleh masyarakat setempat, termasuk anak-anak. Di tengah keterbatasan yang masih dirasakan, AKBP Muhammad Taufik bersama IPDA Monang Parlindungan Ambarita juga menyempatkan diri menyapa, berdialog, dan menghibur warga sebagai bagian dari upaya trauma healing pascabencana.
Kapolres Aceh Tengah menegaskan bahwa Polri akan terus hadir untuk memastikan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terisolir, tetap mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan.
“Meskipun medan menuju lokasi sangat berat dan penuh tantangan, kami memastikan masyarakat di daerah terisolir tetap memperoleh bantuan logistik dan layanan kesehatan,” tegas AKBP Muhammad Taufik.
Sementara itu, pemerintah daerah telah menurunkan tiga unit alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup material longsor. Polres Aceh Tengah memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan hingga kondisi masyarakat serta akses transportasi kembali normal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Tengah, para pejabat utama Polres Aceh Tengah, Kapolsek Bintang beserta jajaran, personel Polres dan Polsek Bintang, serta BKO Brimob Polda Aceh.
Sumber: Humas Polres Aceh Tengah
BACA JUGA
