Resiko fatal akibat stroke bisa dihindari sedini mungkin. (Foto: PMJ News/Ilustrasi/Hadi)

Ahli: Hindari Alkohol dan Konsumsi Makanan Serat Tinggi Bisa Cegah Stroke

STROKE merupakan keadaan yang terjadi ketika pasokan darah ke otak berkurang akibat penyumbatan (strok iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (strok hemoragik) yang bisa mengancam jiwa.

National Health Service (NHS) di Inggris menjelaskan cara terbaik untuk membantu mencegah stroke adalah mengonsumsi makan yang sehat, berolahraga secara teratur, tidak merokok, dan menjauhi alkohol.

Minuman beralkohol juga tinggi kalori, sehingga memicu penambahan berat badan dan melipatgandakan risiko strok lebih dari tiga kali lipat. The Stroke Association mengingatkan bahwa minum terlalu banyak alkohol secara rutin bisa meningkatkan risiko strok.

“Alkohol berkontribusi pada sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko strok,” demikian disampaikan The Stroke Association yang dilansir dari laman Express, Kamis (16/6/2022).

Selain menghindari alkohol, NHS mencatat diet rendah lemak dan tinggi serat bisa membantu mencegah strok. Caranya dengan mengonsumsi banyak buah, sayuran segar dan biji-bijian, lalu menghindari makanan tinggi garam dan makanan olahan.

“Anda harus membatasi jumlah garam, disarankan tidak lebih dari 6 gr sehari karena terlalu banyak garam akan meningkatkan tekanan darah. Takaran 6 gram garam adalah sekitar satu sendok teh,” kata NHS.

Olahraga teratur juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan menjaga tekanan darah tetap sehat. NHS juga meminta siapapun yang mencurigai diri sendiri atau orang lain mengalami stroke untuk segera memeriksakannya ke rumah sakit.

Sumber : PMJ NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: