Pertamina
Region Manager Coorporate Operation and Services Kalimantan, Albert Effendi memasangkan rompi kepada PerwakilanSatgas Pelayanan Penerbangan Haji di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Selasa (21/6/2022).

Pertamina Patra Niaga Kalimantan Siapkan 40 KL BBM Untuk Pesawat Keberangkatan Haji

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pertamina Patra Niaga Kalimantan memastikan ketersediaan bahan bakar yang digunakan untuk pengisian pesawat yang akan membawa jamaah calon haji ke tanah suci melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

Region Manager Coorporate Operation and Services Kalimantan, Albert Effendi mengatakan, untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji tahun 2022, PT Pertamina Patra Niaga sudah menyatakan kesiapan 100 persen, diantaranya melalui layanan pengisian bahan bakar pesawat udara.

“Jadi ada 4 layanan pengisian bahan bakar pesawat dengan kapasitas 40 KL untuk penerbangan tahun ini dari Bandara Sepinggan dengan 7 kloter, sama dengan di Banjarmasin juga 7 kloter. Dan tidak hanya itu, pertamina juga menyiapkan kendaraan pengisian dan juga personelnya,” ujar Albert Effendi usai doa bersama untuk pemberangkatan Kloter haji melalui Bandara Sams, Sepinggan, Selasa (21/6/2022).

Dikatakannya, untuk memberikan layanan yang ideal, untuk personelnya PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan Satgas Pelayanan Penerbangan Haji, dimana pada penerbangan haji tahun ini semuanya tidak langsung ke Jeddah, namun harus transit ke Bandara Kualanamu, Medan, Sumut setelah perjalanan 2 jam.

“Jadi untuk keberangkatan pengisian bahan bakar sekitar 25 KL, sedangkan untuk pemulangan jamaah haji yang penerbangan Jeddah ke Balikpapan ke membutuhkan bahan bakar cukup banyak sekitar 60 KL per pesawat dengan tipe pesawat airbus 330,” jelasnya.

Albert Effendi mengatakan, stok total bbm untuk pesawat udara ada sebanyak 3×1000 KL di Bandara Sepinggan karena tidak hanya melayani pesawat jamaah haji saja, namun juga pesawat penerbangan lainnya.

“Meski ada peningkatan pemberangkatan karena ada layanan haji, namun penggunaan bahan bakar tidak mengalami kenaikkan yang signifikan hanya sekitar 2-3 persen,” ungkapnya.

Dikatakannya, kondisi ini berbeda dengan saat pemulangan nanti, dimana ada kenaikan penggunaan bahan bakar sekitar 12 persen hingga 15 persen.

“Tapi akan besar ketika pemulangan yang akan meningkat 15 persen, kalau pemberangkatan kan haji transit di Kualanamu, kalau ini tidak langsung,” imbuhnya.

Sementara itu, setiap kegiatan di Bandara, Pertamina Patra Niaga tidak sendiri tapi melibatkan seluruh komunitas yang ada di Bandara udara sesuai tugasnya masing masing yang ada di bandara sepinggan.

“Rencananya petugas mulai berada di Bandara sepinggan sejal 22 Juni hingga 30 Juni untuk proses pemberangkatan calon jamaah haji,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: