Ratusan Pengunjung Wisbel Disuguhi Beragam Jenis Musik Sambil Menikmati Kuliner 

PASER, Gerbangkaltim.com – Ratusan pengunjung memadati kawasan wisata belanja (wisbel) Tana Paser, Sabtu malam (21/6). Selain menikmati kuliner di kawasan tersebut, mereka juga disuguhi beragam jenis musik dari berbagai kelompok band yang ada di Kabupaten Paser.

Pagelaran musik yang bertajuk Sound Stage, tribute volume 1 itu diinisiasi oleh kaum muda yang tergabung dalam Komposer (Komunitas Musisi Poetra-Poetri Paser) dan didukung oleh berbagai pihak diantaranya Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, pengelola wisbel, kampung kontainer dan pemilik kios kuliner di wisbel.

Kepala Disporapar Kabupaten Paser, Muksin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Daerah terhadap Komposer yang telah menghelat pagelaran musik yang digelar dikawasan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komposer yang telah menginisiasi pagelaran musik ini yang tujuannya selain dapat menghibur pengunjung wisbel juga dapat menjadi media untuk menyalurkan bakat seni para kaum muda,” ungkap Muksin.

Ia mengungkapkan bahwa musik merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang terus berkembang, memiliki potensi yang sangat besar, dan pertumbuhan progresif dari tahun ke tahun.

“Kita berharap dengan membaiknya situasi pasca pandemi Covid 19 ini, seni musik bisa Kembali dihidupkan dan dikembangkan sebagai salah satu sub sektor ekonomi kreatif yang potensial,”ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Daerah akan terus mendukung berkembangnya seni dan budaya di Kabupaten Paser sebagai salah satu bagian dari upaya untuk mewujudkan Paser Mas, Paser yang Maju, Adil dan Sejahtera.

“Sebagai salah satu wujud nyata dari dukungan Pemerintah Daerah terhadap perkembangan seni dan budaya, pada tahun 2022 ini Pemerintah Daerah melalui Disporapar akan membangun sebuah panggung besar di arena wisata terpadu sungai tuak,”beber Muksin.

Dijelaskan bahwa panggung yang berukuran sekitar 24 x 9 meter tersebut nantinya akan difungsikan untuk menggelar beragam seni dan budaya, baik yang benuansa lokal dan nusantara maupun yang bernuansa modern. (*/GK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: