20 Tahun Belum Ada Penambahan, Dishub Launching Rute Baru Angkot

Balikpapan, Gerbangkaltim.com –
Dishub Kota Balikpapan bekerjasama dengan Organda melaunching penambahan dan perubahan jalur angkotan kota.

Rincian perubahan dan rute baru tersebut, meliputi trayek 1, 2 dan 3. Penambahan rute baru yakni trayek 4. Sementara trayek 5, 6, 7 dan 8 tetap.

Perubahan dan penambahan rute baru itu masih dalam tahap uji coba. Salahsatunya yakni trayek nomor 1 bisa mengakses Kampung Baru, Alam Baru, Perumnas, jalan Soekarno Hatta, jalan MT Haryono serta kawasan BJBJ atau Jalan Asnawi Arbain. Trayek 1 itu juga dapat melayani tujuan Terminal batu Ampar, Transmart, jalan Syarifuddin Yoes, Pelangi B Point, Sepinggan Pratama, Polda Kaltim dan Balikpapan Regency.

Kemudian ada penambahan trayek baru, yakni trayek nomor 4 yang bisa mengakses jalur Terminal Batu Ampar, jalan Patimura, Kampung Timur, SMP Negeri 6, Sumber Rejo, Sungai Ampal dan Mal Fantasi. Trayek ini juga bisa melayani tujuan jalan Sumber Rejo khususnya Kantor Kelurahan Sumber Rejo, Perumahan TNI, SMP Negeri 22 dan Pasar Segar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan Sudirman Djayaleksana menyebut evaluasi itu dilakukan pertama kali, setelah 18 tahun lamanya tidak pernah berubah.

Menurutnya perubahan itu bakal menjawab tantangan pelayanan trasportasi publik di tengah perkembangan kota yang makin luas serta upaya mengurangi penggunaan mobil pribadi untuk mengurai titik-titik kepadatan di jalan-jalan utama.

“Setelah 18 tahun ini banyak perkembangan kota di mana sebelumnya banyak rute yang tidak dilalui. Memang setelah melalui kajian angkot ini butuh ditambah rutenya. Ini sudah hampir setahun kajiannya tapi baru bisa dieksekusi,” ujarnya, usai peluncuran rute baru, di Terminal Batu Ampar, Selasa (22/6/2021).

Angkot yang ikut dalam uji coba, baru disiapkan sebanyak 10 angkot. Lima angkot trayek 1 dan 5 angkot trayek 4.

Ia menyebut dishub berencana melakukan program memodernisasi angkutan kota yang disokong pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

“Kita harapkan dia tetap berkembang. Kami tidak mau dengan adanya transportasi modern tapi angkot tersingkir, kami maunya tetap bisa jalan bersama-sama. Mudahan dengan rute baru dan jalur baru bisa bermanfaat baik bagi supir yang sedang terseok-seok ekonominya,” imbuhnya.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang meresmikan rute baru itu juga mengapresiasi gagasan dishub bersama pihak terkait seperti Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Balikpapan. Dengan penambahan rute ini maka pelayanan publik akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Ini membantu para supir angkot juga. Apalagi dampak pandemi sangat dirasakan,” tukasnya.

Ia menyebut pemkot akan meninjau dampak pembukaan rute baru, baik terhadap supir angkot maupun dampak bagi masyarakat. Lantaran sekarang angkot sudah bisa melalui jalan-jalan pemukiman dan gang sempit. Khususnya bagi masyarakat di daerah Ring Road atau Balikpapan Baru yang lebih sering menggunakan mobil pribadi.

“Ini membantu sekali bagi pemerintah untuk mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: