291 Atlet dilepas, ‘Si Tiung’ Burung Khas Paser jadi Maskot POPDA XVI Kaltim

PASER, Gerbangkaltim.com – Wakil Bupati (Wabup) Paser Syarifah Masitah Assegaf melepas 291 atlet, 41 pelatih, 28 official, 20 manager yang akan berlaga dalam 20 cabang olahraga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI Provinsi Kalimantan Timur, di halaman kantor Bupati Paser, Senin (17/10).

Pelepasan kontingen POPDA Paser dihadiri Sekda Paser Katsul Wijaya, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, Kadisporapar Paser, Muksin dan Ketua KONI Paser Toto Sumardiono.

Pelepasan para atlet ditandai dengan penyerahan bendera oleh Wabup Masitah kepada Kepala Disporapar Paser Muksin selaku pimpinan kontingen.

“POPDA XVI ini adalah momentum kontingen tuan rumah untuk mengukur kemampuan para atlet pelajar dalam cabang olahraga yang dilombakan,” ucap Wabup Paser Masitah.

POPDA, katanya, bukan hanya sekedar ajang untuk mengejar prestasi semata tetapi ia berharap melalui event itu bagaimana para atlet belajar mengevaluasi diri dan kemampuan.

Selaku tuan rumah, Masitah mengajak kontingen Paser agar menjaga nama baik daerah dan junjung tinggi sportivitas.

Pada kesempatan itu juga dilakukan peluncuran “Si Tiung”, burung khas Paser yang menjadi maskot POPDA Kaltim kali ini.

Kepala Disporapar Paser Muksin mengatakan alaupun secara resmi bergulir mulai 22 hingga 28 Oktober nanti, namun beberapa pertandingan telah digelar sebelum pembukaan seperti cabor gulat.

“Cabor gulat sudah dipertandingkan terlebih dahulu dan Kabupaten Paser menempati urutan kedua dengan perolehan 1 emas,” ucapnya.

Muksin memastikan bahwa atlet berprestasi peraih medali di POPDA XVI ini akan mendapatkan penghargaan berupa bonus dari pemerintah daerah.

“Seluruh atlet yang berprestasi memboyong medali akan mendapatkan bonus, yang akan dibagikan bulan Februari nanti,” terangnya.

Melalui tema “Bangkit Bersama Mencetak Generasi Emas”, lanjut Muksin, diharapkan lahirnya generasi berprestasi dan berdaya saing pasca pandemi Covid-19.

“Setelah 2 tahun pandemi, kita harus bangkit meraih mendali emas melalui generasi emas, baik untuk berlaga di tingkat daerah dan nasional,” kata Muksin. (GK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *