6 Kecamatan Zona Hijau, Balikpapan Berharap Jadi Lavel 1

image_pdfimage_print

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan berharap dalam sepekan kedepan, status Kota Balikpapan turun menjadi PPKM Level I karena seluruh Kecamatan saat ini telah masuk dalam zona hijau.

Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan, selain seluruh kecamatan sudah zona hijau, dalam dua pekan terakhir juga tak ada kasus baru covid-19

“Kita berharap di level 1 (PPKM) karena dengan dua indikator yang pertama kita nol kasus dalam dua minggu, yang kedua semua zonasi kita hijau,” ujarnya, Senin (03/01/2022).

Zukifli yang juga Kepala Satpol PP Kota Balikpapan ini mengatakan, sebelumnya berdasarkan Intruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 69 Tahun 2021 Kota Balikpapan masih berstatus PPKM Level 2.

“Hari ini kita menunggu, kan terakhir. Level 2 kita sesuai dengan Inmendaghri Nomor 69 Tahun 2021, nah kita tunggu apakah masih di level 2. Mudah-mudahan kita ditetapkan level 1,” paparnya.

Sementara terkait diperpanjangnya status pandemi covid-19, Zulkifli menyatakan, telah menerima Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 24 Tahun 2021 hanya tinggal penyesuaian.

“Kita sudah menerima secara online Keppres yang menyatakan bahwa pandemi covid-19 ini diperpanjang artinya ini kepanjangan Keppres 11 dan Keppres 12 Tahun 2020 kita sesuaikanlah,” ujarnya.

Sampai saat ini, katanya, tak ada perubahan kebijakan dalam Kepres tersebut. Tetap siapa covid-19.

“Masih merupakan tahun kewaspadaan, kesiap-siagaan dalam covid-19 itu saja yang penting,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan akhir Januari 2022 vaksinasi anak usia 6-11 tahun rampung. Dan hingga saat ini vaksinasi anak sudah mencapai 55 persen dari sasaran 65 ribu.

“Awal tahun ini mencapai 55 persen dari total 65 ribu anak. Targetnya pada akhir Januari ini,” ujarnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan itu mengatakan, sejauh ini vaksinasi aanak berjalan lancar dan tak mengalami kendala.

“Alhamdulilah vaskinasi tak ada kendala. Bagus saja, masih terus berjalan,” ujarnya
Vaksinasi anak menjadi syarat untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh atau selama sepekan. Karena selama ini hanya dua kali dalam sepekan.

“Untuk PTM ada ketentuannya dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri. Jadi ada capaian vaksinasi standarnya 50 persen anak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *