ABK KM Nur Aliyah Hilang di Teluk Balikpapan, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Basarnas
Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan pencarian intensif terhadap Seorang anak buah kapal (ABK) KM Nur Aliyah dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (5/2/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Seorang anak buah kapal (ABK) KM Nur Aliyah dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur.

Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.

Korban sendiri diketahui bernama Andi Indra Irawan (25), warga Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan.

Berdasarkan informasi awal, korban terjatuh ke laut saat kapal berada sekitar 23 mil laut dari Pelabuhan Semayang.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita mengatakan, laporan pertama diterima dari jajaran Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud).
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi.

“Begitu menerima informasi, kami segera mengoordinasikan unsur terkait dan melakukan pencarian di sekitar titik jatuh korban hingga ke sektor utara,” ujar Endrow saat ditemui di Balikpapan, Kamis (5/2/2026).

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, BPBD Kota Balikpapan, serta sejumlah relawan. Total area pencarian mencapai kurang lebih 120 mil laut persegi, menyesuaikan dengan pergerakan arus laut.
Untuk memudahkan koordinasi, posko operasi SAR didirikan di Pantai Sraya, Balikpapan, yang menjadi pusat pengendalian pencarian di laut.

Menurut Endrow, kondisi cuaca di lokasi relatif mendukung pelaksanaan operasi. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tinggi gelombang berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter, dengan arus laut sekitar 0,2 knot ke arah utara dan kecepatan angin 5 hingga 8 knot dari barat daya.

“Secara umum kondisi perairan masih cukup kondusif. Namun, kami tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” kata Endrow.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan berencana melanjutkan pencarian dengan pola penyisiran yang diperluas, sambil terus memantau perkembangan cuaca di sekitar Teluk Balikpapan.

Tinggalkan Komentar