Antisipasi Penularan Covid-19, BI-BMPD Sumbang Masker dan APD

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Bank Indonesia (BI) Balikpapan bersama dengan Badan Musyarawah Perbankan Daerah (BMPD) Balikpapan menyerahkan bantuan ratusan masker dan handsanitiser kepada Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Balikpapan.

Bantuan ini diserahkan langsung Kepala Perwakilan BI Balikpapan Bambang Setyo Pambudi kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang didampingi Kepala Dinkes Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty dan Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Zulkifli, di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Kamis siang (9/3/2022).

Kepala Perwakilan BI Balikpapan Bambang Setyo Pambudi mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan sumbangan dari badan Musyarawarah Perbankan Indonesia yang diberikan dalam bentuk sebanyak 350 kotak masker dan APD Covid-19 sebanyak 250 buah setra. Ditambah 300 masker kain khusus dari UMKM Balikpapan.

“Ada masker dan APD dengan harapan benar-benar bisa dimanfaatkan khususnya dinas kesehatan dalam pencegahan penularan di masyarakat,” jelasnya.

BMPD dalam kegiatan CSR ada bentuk CSR lainya yakni ekonomi syariah, ekonomi digital dan bidang pendidikan.

“Hari ini bidang kesehatan yang kita berikan kepada pemkot. Kemarin ada juga baru menyerahkan CSR ekonomi syariah di pondok pesantren di PPU,” serunya.

Sedang menyangkut vaksinasi di lingkungan BI Balikpapan menurut Bambang sudah dilakukan 100 persen termasuk untuk boster. “Vaksin dua sudah 100 persen kalau pegawai perbankan terutama pegawai Bank Indonesia. Untuk bosster sudah sampai 70-80 persen di lingkungan BI,” ungkapnya.

“Yang belum karena ada yang terpapar, ada yang ibu hamil, sakit tapi kalau sudah melewati. Kan keputusan pemerintah tadinya 6 bulan sekarang bisa 3 bulan. Inshaallah semuanya bisa vaksin,” ungkapnya.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan terimakasih atas partisipasi dan bantuan dalam penanganan, pencegahan covid-19.

Menurut Rahmad bantuan BI kepada masyarakat dan kota telah banyak termasuk dalam hal pemberdayaan UMKM Kota Balikpapan.

“Melalui gotong royong bersama melawan covid-19. Bantuan BI bukan hanya ini tapi juga bidang UMKM lainya. Dengan bantuan ini bahwa covid masih ada ya tapi kita tetap prokes dimanapun berada walaupun pemerintah pusatkan tidak pakai pcr lagi setelah vaksin dua kali,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: