Banjir Rendam Cakung, Polri Kerahkan Ratusan Personel dan Dapur Lapangan untuk Layani Warga

banjir Cakung
Personel Polri membuka dapur lapangan di kawasan banjir RW 05 Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.

Gerbangkaltim.com, Jakarta Timur — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Metro Jaya bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, akibat intensitas hujan tinggi, Minggu (18/1/2026). Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Polri mengerahkan ratusan personel, perahu taktis, kendaraan medan berat, serta mendirikan dapur lapangan guna memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.

Sejak genangan air mulai meluas, jajaran Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Cakung langsung turun ke lapangan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Pemerintah Daerah, Brimob, Samapta, Tim SAR, Pol PP, hingga relawan sosial. Fokus utama diarahkan pada evakuasi warga rentan, distribusi logistik, pelayanan kesehatan, serta pengamanan wilayah agar tetap kondusif.

Banjir terparah terjadi di Kelurahan Rawa Terate, khususnya RW 05, dengan ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 150 sentimeter. Untuk menjangkau permukiman yang terendam cukup dalam, petugas mengoperasikan perahu karet dan perahu taktis, didukung kendaraan patroli 4×4 serta mobil dinas jenis Hilux. Sarana tersebut digunakan untuk evakuasi, pengiriman bantuan, dan mobilisasi personel di titik-titik rawan.

Hasil pendataan di lapangan mencatat seluruh warga RT 010/RW 05 terdampak banjir, dengan total 279 kepala keluarga atau sekitar 880 jiwa. Meski sebagian besar warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing, petugas gabungan tetap melakukan pemantauan kesehatan, pendistribusian logistik, serta siaga evakuasi jika kondisi memburuk.

Kapolres Metro Jakarta Timur turut meninjau langsung lokasi banjir di Jalan Kramayudha, RW 05, sekitar pukul 14.00 WIB. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal dan seluruh pelayanan kemanusiaan terlaksana dengan baik.

Dalam penanganan banjir ini, sebanyak 132 personel dikerahkan, terdiri dari unsur TNI, Polri, Pol PP, dan Tagana. Brimob Polda Metro Jaya juga mendirikan dapur lapangan yang beroperasi berdekatan dengan Posko SAR. Dapur lapangan tersebut rampung pada pukul 15.10 WIB dan langsung difungsikan untuk menyiapkan konsumsi bagi warga terdampak serta personel di lapangan.

Selain distribusi logistik, petugas juga mengevakuasi warga yang membutuhkan penanganan medis, termasuk lansia dan warga sakit, untuk mendapatkan perawatan dari tim Dokkes Polres Metro Jakarta Timur. Hingga sore hari, situasi di wilayah terdampak terpantau aman dan terkendali, dengan personel gabungan tetap bersiaga mengantisipasi perkembangan cuaca.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Polri bersama TNI dan pemerintah daerah terus berupaya memberikan bantuan cepat, humanis, dan responsif demi memastikan warga terdampak merasa aman dan terlindungi.

Sumber: Humas Polda Metro Jaya

Tinggalkan Komentar