Banjir Rendam MT Haryono Balikpapan, Sejumlah Kendaraan Mogok Dibantu Evakuasi Brimob Kaltim

banjir
Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim membantu mengevakuasi kendaraan mogok dan mengatur lalu lintas di tengah genangan banjir di Jalan MT Haryono, Balikpapan.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Balikpapan sejak Selasa siang hingga sore (3/2/2026) kembali menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan utama. Beberapa kawasan yang terdampak genangan air di antaranya Jalan MT Haryono, Jalan Beller, serta wilayah Damai. Kondisi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan sejumlah kendaraan mengalami mogok di tengah genangan.

Menindaklanjuti situasi tersebut, Tim PID bersama Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur langsung diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak. Personel Brimob bergerak cepat membantu warga yang kesulitan melintas, mengevakuasi masyarakat terdampak, serta menolong pengendara yang kendaraannya mati mesin akibat terendam air.

Di Jalan MT Haryono, genangan air dengan ketinggian bervariasi membuat beberapa sepeda motor dan mobil tidak dapat melanjutkan perjalanan. Personel Brimob tampak membantu mendorong kendaraan mogok ke tempat yang lebih aman, sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., melalui Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi cukup lama menjadi faktor utama terjadinya banjir. Akibatnya, air meluap hingga masuk ke permukiman warga, khususnya di kawasan Jalan Beller dan MT Haryono.

“Selain melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir, personel kami juga fokus membantu pengendara, terutama sepeda motor yang mogok di titik-titik genangan air cukup dalam. Pengaturan lalu lintas dilakukan agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” jelas Kompol Iwan.

Ia menegaskan, kehadiran personel Batalyon A Pelopor di tengah kondisi darurat ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Sinergi antara aparat dan warga diharapkan mampu mempercepat penanganan dampak banjir serta memulihkan aktivitas masyarakat.

Brimob Polda Kaltim juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintasi ruas jalan yang tergenang, menghindari memaksakan kendaraan melintas banjir, serta segera melapor kepada petugas jika membutuhkan bantuan darurat.

Sumber: Satbrimob Polda Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar