Brimob Evakuasi Enam Anak Tenggelam di Waduk Km 8 Balikpapan

anak tenggelam
Enam anak—empat perempuan dan dua laki-laki—dilaporkan tenggelam di Waduk Km 8 Balikpapan setelah melompat bersamaan dan terperosok ke dasar berlumpur. Tim Respon Bencana Brimob bersama Basarnas dan warga segera melakukan pencarian serta evakuasi di lokasi kejadian.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Waduk Kilometer 8 Balikpapan pada Senin (17/11/2025) sore, ketika enam anak—empat perempuan dan dua laki-laki—dilaporkan tenggelam saat tengah bermain dan berenang. Kejadian berlangsung sekitar pukul 18.20 WITA, setelah seluruh korban disebut melompat bersamaan ke dalam waduk yang berlumpur dan memiliki dasar licin.

Menurut keterangan warga, keenam anak itu diduga langsung terperosok ke area waduk yang memiliki lumpur tebal sehingga menyulitkan mereka untuk kembali ke permukaan. Situasi tersebut memicu kepanikan warga sekitar yang kemudian melaporkan insiden itu kepada pihak berwenang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim segera dikerahkan menuju lokasi kejadian. Anggota Brimob bekerja berdampingan dengan tim Basarnas dan warga untuk melakukan pencarian serta evakuasi terhadap para korban.

Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa laporan pertama diterima pukul 18.25 WITA. Meski lokasi waduk cukup jauh dari markas, tim bergerak cepat menuju TKP untuk melakukan penanganan.

“Begitu menerima informasi, personel langsung kami gerakkan. Enam anak dinyatakan meninggal dunia dan seluruhnya telah dievakuasi ke RSKD Balikpapan,” jelas Kompol Iwan.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama orang tua, dalam mengawasi aktivitas anak-anak di area berbahaya.

“Kami mengimbau orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya. Kewaspadaan lebih dini sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Kombes Andy Rifai.

Sumber: Satbrimob Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar