Brimob Kaltim Bangun Jembatan Darurat di Aceh Utara, Akses Warga Kembali Terhubung
Gerbangkaltim.com, Aceh Utara — Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana banjir terus dilakukan aparat kepolisian demi memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Jajaran Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tengah melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di wilayah Polda Aceh kembali menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan membangun jembatan penyeberangan darurat di Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026) tersebut melibatkan 50 personel Brimob Kaltim di bawah komando Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H. Pembangunan jembatan darurat ini menjadi solusi cepat atas terputusnya akses penghubung antarwilayah akibat terjangan banjir, yang sebelumnya menyulitkan mobilitas warga serta menghambat roda perekonomian desa.
Sebelum pengerjaan dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan di Lapangan Apel Mapolres Lhokseumawe. Apel dipimpin oleh Kasat Reskoba Polres Lhokseumawe, AKP Saiful Amal, S.T.K., M.I.K., M.A., yang menekankan pentingnya koordinasi, disiplin, serta faktor keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung. Arahan tersebut menjadi bekal bagi personel dalam melaksanakan tugas di medan yang cukup menantang.
Usai apel, pasukan langsung bergeser menuju lokasi sasaran. Setibanya di Desa Riseh Tunong, personel Brimob bahu-membahu menyiapkan dan menyusun material konstruksi jembatan darurat. Dengan kerja sama dan semangat gotong royong, jembatan tersebut dirancang agar dapat segera digunakan secara aman oleh masyarakat, baik pejalan kaki maupun kendaraan ringan.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan. Menurutnya, akses penghubung memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas sosial, ekonomi, serta distribusi kebutuhan pokok warga.
“Brimob hadir bukan hanya untuk tugas pengamanan, tetapi juga untuk memastikan masyarakat tidak terisolasi akibat bencana. Pembangunan jembatan darurat ini kami lakukan agar akses warga segera pulih dan kehidupan dapat kembali berjalan normal,” tegas Kombes Pol. Andy Rifai.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga sikap humanis dan profesional selama bertugas di Aceh. Pengabdian lintas daerah ini, kata dia, menjadi simbol persaudaraan dan solidaritas antarwilayah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sumber: Satbrimob Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
