Brimob Kaltim Kawal Aksi Aliansi GERAM di DPRD, Pengamanan Humanis Dijalankan
Gerbangkaltim.com, Samarinda — Aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat terhadap aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi GERAM (Gerakan Rakyat Menggugat) di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (22/1/2026). Pengamanan tersebut melibatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim yang dipimpin oleh Iptu Umariyadi, S.H., guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Sejak pagi hari, kawasan pusat pemerintahan provinsi telah disterilkan dan dijaga aparat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Kehadiran personel Brimob dimaksudkan sebagai langkah preventif agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat terlaksana tanpa mengganggu aktivitas pemerintahan maupun ketertiban masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk kesiapan dan profesionalisme, seluruh personel pengamanan terlebih dahulu mengikuti apel gabungan. Kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Pelaksana Harian Kapolresta Samarinda, Kombes Pol. Hendri Hermawan, S.I.K. Dalam TFG tersebut, dilakukan pemetaan situasi lapangan, pembagian tugas personel, serta penegasan cara bertindak yang harus diterapkan selama pengamanan berlangsung.
TFG menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi antar-satuan, khususnya terkait pengendalian massa dan antisipasi eskalasi situasi. Dengan perencanaan yang matang, setiap personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara terukur, profesional, dan sesuai prosedur, sehingga keamanan di sekitar Kantor DPRD Kaltim tetap terjaga.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Menurutnya, Brimob hadir untuk menjamin hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, sekaligus menjaga objek vital negara agar tetap aman.
“Kami menekankan kepada seluruh personel agar bersikap sabar, tenang, dan tidak mudah terprovokasi. Penyampaian aspirasi adalah bagian dari demokrasi, dan tugas kami memastikan kegiatan tersebut berlangsung damai tanpa tindakan anarkis,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian diri dan kematangan mental personel dalam menghadapi dinamika di lapangan. Dengan sikap profesional dan berpegang pada aturan, Brimob diharapkan mampu menjadi penyangga keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi semua pihak.
Hingga aksi berakhir, situasi di sekitar Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur terpantau aman dan kondusif. Aspirasi massa tersampaikan tanpa insiden, sebagai wujud sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga iklim demokrasi di Bumi Etam.
Sumber: Satbrimob Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
