Detasemen Gegana Brimob Kaltim Lakukan Sterilisasi Plenary Hall Samarinda Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
Gerbangkaltim.com, Samarinda — Guna menjamin keamanan serta menciptakan suasana kondusif dalam perayaan Natal 2025 dan Syukur Tahun Baru 2026, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur menggelar langkah pengamanan preventif melalui kegiatan sterilisasi di Plenary Hall Convention Center, Samarinda. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/1/2026) dengan melibatkan satu unit personel Detasemen Gegana Brimob Polda Kaltim.
Sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan standar terhadap kegiatan keagamaan yang dihadiri oleh massa dalam jumlah besar. Tim Detasemen Gegana diterjunkan untuk memastikan seluruh area lokasi acara benar-benar aman dan terbebas dari potensi ancaman, baik berupa benda berbahaya maupun gangguan keamanan lainnya. Langkah ini menjadi bentuk antisipasi dini agar rangkaian ibadah dan perayaan dapat berlangsung khidmat, aman, serta tertib.
Dalam pelaksanaannya, personel Gegana melakukan penyisiran menyeluruh dengan menggunakan peralatan deteksi khusus sesuai standar operasional prosedur (SOP). Area yang menjadi fokus pengamanan meliputi ruang utama Plenary Hall, panggung acara, tribun tamu, ruang transit, hingga area luar dan perimeter gedung. Setiap sudut diperiksa secara detail dengan tingkat ketelitian tinggi, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. Menurutnya, keamanan merupakan faktor utama yang tidak dapat ditawar dalam setiap kegiatan keagamaan dan sosial berskala besar.
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di Samarinda dapat berjalan aman dan lancar. Sterilisasi ini adalah bagian dari upaya pencegahan untuk meniadakan potensi ancaman sekecil apa pun, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan rasa tenang,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga situasi kamtibmas dengan melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, kata dia, menjadi kunci terciptanya kerukunan dan kedamaian di Kalimantan Timur.
Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Kaltim kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam pengamanan, tidak hanya pada aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Sumber: Satbrimob Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
