Detasemen Gegana Brimob Kaltim Sterilisasi BSCC Dome Balikpapan Jelang Pagelaran Wayang Kulit 2026

Detasemen Gegana Brimob Kaltim
Personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim melakukan sterilisasi di area BSCC Dome Balikpapan menjelang Pagelaran Wayang Kulit Polri untuk Masyarakat Tahun 2026, Jumat (13/02/2026).

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Pengamanan ketat diterapkan menjelang gelaran budaya bertajuk “Pagelaran Wayang Kulit Polri untuk Masyarakat Polda Kaltim dan Pangaban Tahun 2026” yang akan berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center Dome, Jumat (13/02/2026). Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, satu Satuan Setingkat Tim (SST) dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim diterjunkan melakukan sterilisasi menyeluruh di area lokasi acara.

Tim yang dipimpin Ipda Harmoko tersebut melakukan penyisiran detail di seluruh titik strategis, mulai dari panggung utama, area tribun penonton, hingga akses keluar-masuk gedung. Pemeriksaan dilakukan menggunakan peralatan deteksi khusus sesuai standar operasional prosedur (SOP) pengamanan objek vital dan kegiatan dengan potensi kerumunan massa.

Langkah sterilisasi ini merupakan bagian dari strategi preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sekaligus menjamin kenyamanan masyarakat yang akan menghadiri pertunjukan seni tradisional tersebut. Pagelaran wayang kulit dinilai sebagai momentum penting dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan budaya.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Andy Rifai, menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan berskala besar. Menurutnya, kehadiran personel Gegana di lokasi merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan masyarakat dapat menikmati acara dengan rasa aman dan tenang.

Ia menambahkan, pengamanan maksimal tidak hanya berorientasi pada pencegahan ancaman, tetapi juga sebagai dukungan terhadap pelestarian budaya bangsa. Wayang kulit sebagai warisan seni tradisional memiliki nilai historis dan edukatif yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Selain pengamanan teknis, personel di lapangan juga diarahkan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani masyarakat. Dengan sinergi antara panitia penyelenggara dan aparat keamanan, diharapkan pagelaran budaya ini dapat berlangsung sukses tanpa hambatan berarti.

Sterilisasi lokasi yang dilakukan Detasemen Gegana menegaskan kesiapsiagaan aparat dalam mendukung kegiatan publik, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.


Sumber: Satbrimob Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar